Ilustrasi/Net

rmoljabar Jumlah SMA dan SMK Negeri Di Jawa Barat masih sangat terbatas. Padahal, baru SMA/SMK negeri dan sebagian sekolah swasta yang dinilai bisa memberikan mutu pendidikan yang layak.

“Jumlah sekolah di Jabar itu mendekati 4.980- an untuk SMA/SMK dan SLB. Hanya 831 yang Negeri,” kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika, kepada RMOLJabar, Selasa (19/5).

Selain itu, Dewi juga mengungkapkan bila perbandingan jumlah SMA/SMK negeri dengan swasta masih jomplang.

“SMA swasta dua kali lipat dari pada negeri. SMK swasta hampir sepuluh kali lipat dari pada negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PPDB Jawa Barat, Dian Penisiani memperkirakan siswa yang SMP dan MTs di Jawa Barat sekitar 756.000 lebih. Dia mengakui, tidak semua siswa SMP dan MTs itu bakal tertampung di SMA/SMK negeri.

Menurutnya, saat ini daya tampung SMA/SMK negeri di Jabar baru sekitar 37 persen atau 282.441 kursi dari 756.000 siswa SMP dan MTs yang ada.

“Tahun lalu daya tampung SMA 163.188, SMK 119.253, itu negeri saja. Kalau sekarang kurang lebih sama daya tampungnya dengan tahun lalu,” ungkap Dian.

Menurutnya, para orang tua juga harus memahami bahwa layanan pendidikan SMA dan SMK bisa didapat juga dari sekolah swasta.

“Tidak bisa menampung semua , ini yang harus dipahami pentingnya kerjasama dengan sekolah swasta,” imbuhnya.

Diakui Dian, belum semua SMA/SMK swasta bisa memberikan layanan pendidikan yang sama kualitasnya dengan sekolah-sekolah negeri. Ia menambahkan, SMA/SMK swasta yang berkualitas harus memenuhi tuntutan mutu pendidikan sesuai 8 Standar Nasional Pendidikan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here