Direktur PDAM Tirta Tarum Muhammad sedang mencoba bilik guna penanganan Covid-19/RMOLJabar

rmoljabar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tarum Kabupaten Karawang akan membuat bilik disinfektan di sejumlah tempat dan fasilitas umum. Hal ini merupakan inovasi baru dalam upaya penanganan merebaknya virus corona atau Covid-19.

“Adapun yang sudah memesan baru 30 titik dari instansi pemerintah. Bilik ini kita komersilkan, tapi hanya untuk mengangganti biaya ongkos pembuatan bilik saja,” kata Direktur PDAM Tirta Tarum Muhammad, Selasa (24/3).

Awalnya lanjut dia, pembuatan bilik ini hanya untuk lingkungan kantor dari PDAM Tirta Tarum Kabupaten Karawang saja, dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus ini.

“Setelah melihat video kita, banyak juga yang minta dibuatkan. Namun kami tidak ingin ditengah bencana ini alat ini menjadi komersil seperti yang lain,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pembuatan bilik disinfektan hanya menggunakan alat-alat sederhana. PDAM hanya memanfaatkan pipa-pipa bekas, bak penampungan dan plastik sebagai penutup bilik.

“Buatnya juga cukup mudah, dengan 4 jam bisa selesai,” katanya.

PDAM Tirta Tarum juga membuat cairan hand sanitizer dan disinfektan yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat selama penanganan dan pencegahan corona.

“Masyarakat hanya tinggal bawa botol kosong,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here