Antisipasi Kesalahan Data, Bawaslu Jabar Akan Analisis DPS

Antisipasi Kesalahan Data, Bawaslu Jabar Akan Analisis DPS
Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jabar, Zaki Hilmi/Ist

Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kini sudah diterima Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Dengan itu, kini Bawaslu akan melakukan analisa terhadap DPS yang diterima.


Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jabar, Zaki Hilmi memaparkan, pihaknya telah menerima salinan data by name by address DPS dengan enam digit ditutup bintang. Lalu akan dilakukan proses terhadap data yang diterima untuk memastikan DPS yang telah ditetapkan sudah clear.

"Dalam artian tidak lagi ditemukan orang yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS)," paparnya, Rabu (16/9).

Menurutnya, ada beberapa kriteria yang termasuk ke dalam TMS. Adapun kriterianya, belum cukup umur, telah meninggal dunia, alih status menjadi TNI dan POLRI.

Selan itu, imbuh Zaki, orang yang sudah dipastikan pindah domisili dari daerah yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ke daerah lain juga termasuk TMS. Lalu, orang yang sudah dicabut hak pilihnya berdasarkan keputusan tetap Pengadilan.

"TMS ini yang perlu analisa yang ekstra dari pihak kami, agar tidak terjadi kesalahan data pemilih Pada Pilkada," pungkasnya.