Antisipasi Penyebaran Corona, Polres Garut Bakal Tinjau Izin Keramaian

Antisipasi Penyebaran Corona, Polres Garut Bakal Tinjau Izin Keramaian

Peninjauan terhadap izin keramaian akan dilakukan Polres Garut. Upaya tersebut guna mengantisipasi serta mencegah sebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Garut.


Demikian disampaikan Kapolres Garut, AKBP Dede Y. Ferdiansyah dalam kegiatan Hayu Picnic Garut Cultur Festival, yang sekaligus menjadi momentum pengurangan keramaian di wilayah hukumnya.

"Bukan dilarang tapi intensitasnya dikurangi mengingat saat ini sedang hangat-hangatnya soal ini (virus corona). Acara fun bike ini jadi yang terakhir kami beri izin keramaian. Soalnya sudah disiapkan sejak lama," ucap Dede, ditemui di SOR Ciateul, Sabtu (14/3).

Menurutnya, pemberian izin bagi acara Garut Culture Festival karena bisa menyosialisasikan pencegahan virus corona. Terlebih, kegiatan fun bike tersebut dihadiri ribuan peserta, yang diberi sosialisasi pola hidup bersih.

"Dengan berolahraga, bisa menjaga kesehatan tubuh. Kami juga beri pemahaman agar bisa menjaga pola hidup sehat," kata dia.

Terkait izin keramaian car free day (CFD), pihaknya akan berkoordinasi dengan Forkopimda Garut. Menurutnya, kegiatan CFD di Kabupaten Garut bisa jadi ditiadakan untuk sementara waktu.

Tak hanya melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terangnya, seluruh jajaran Polres Garut juga mengadakan kegiatan bersih-bersih. Mulai dari rumah pribadi dan lingkungan kerja.

"Tadi pagi kami laksanakan bersih-bersih di rumah dan lingkungan kerja. Baik di Mapolres dan semua Polsek. Ini salah satu bentuk mencegah adanya corona. Akan terus berkesinambungan dan kami juga ingatkan untuk berolahraga dan menjaga pola hidup bersih," ujarnya.

Disamping itu, Dede meminta warga Garut tak panik terkait informasi virus corona. Pihaknya juga terus memantau keberadaan masker di sejumlah apotek. "Kalau ada yang menimbun, nanti kami tindak. Jangan sampai menimbulkan keresahan di masyarakat," tutupnya.