Banjir merendam bangunan sekolah di Rengasdengklok/RMOLJabar

rmoljabar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tujuh sekolah di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang terpaksa diliburkan. Pasalnya, hujan deras yang mengguyur kecamatan tersebut sejak dua hari lalu menyebabkan banjir setinggi 50 centimeter.

Korwilcambidik Rengasdengklok, Rusta Anzela mengatakan, ada puluhan fasilitas pendidikan terdampak banjir di tiga desa di Kecamatan Rengasdengklok, baik bangunan Sekolah Dasar (SD) maupun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Sejumlah bangunan pendidikan yang terdampak banjir, di antaranya SDN Rengasdengklok Selatan I dan V, SDN Rengasdengklok Utara I, II dan III, serta SDN Kertasari I juga SDN Dewisari III.

“Untuk sementara KBM di sekolah dihentikan untuk diganti dengan belajar di rumah, sampai dengan kondisi air surut,” ungkap Rusta, Senin (24/2).

Senada dengan Rusta, Kepala Desa Kertasari, Suhendar menuturkan, tidak hanya bangunan sekolah, tetapi kantor desanya juga terdampak banjir. Meski terkena banjir, pihaknya tetap memberikan pelayanan administratif kepada masyarakat.

“Pelayanan tetap berjalan, hanya tidak seperti hari biasa, semenjak banjir tak banyak warga yang datang untuk mengurus keperluan administrasinya,” ujar Suhendar.

Sementara itu, Camat Rengasdengklok, Sri Redjeki mengatakan, pihaknya bersama kepolisian dan TNI terus berupaya melakukan penanganan dan mengevakuasi barang-barang milik warga ke tempat lebih aman.

Menurut Sri, pihaknya telah mengidentifikasi jumlah terdampak, melakukan proses pengeringan atau pompanisasi, hingga mengkoordinir untuk pendistribusian bantuan logistik. “Bahkan sudah disiapkan posko dapur umum bagi warga yang terkena banjir,” tutur Sri.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here