Kader PDIP saat menyerahkan petisi dukungan kepada Polres Majalengka/RMOLJabar

rmoljabar Buntut panjang akibat adanya aksi pembakaran bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sontak membangkitkan amarah seluruh kader berlambang banteng tersebut.

Begitu pula Dewan Pimpinan Cabang PDIP Majalengka yang mengambil langkah dengan mengerahkan seluruh kader untuk bergerak menjaga marwah partai yaitu mengibarkan bendera di setiap rumah dan pinggir jalan raya.

Sekretaris DPC PDIP Majalengka Tarsono D Mardiana menyampaikan, pihaknya mengerahkan seluruh kader partai untuk menjaga nama kebesaran partainya dengan mengibarkan bendera dan mengawal kepastian hukum bagi pelaku pembakaran tersebut.

“Kami keluarga besar PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka yang diwakili seluruh pengurus PAC se-Majalengka, barusan telah menyampaikan dukungan politik kepada Polres Majalengka untuk disampaikan Kepolisian Republik Indonesia, agar segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas secara hukum,” ujar Tarsono kepada Kantor Berita RMOLJabar, Senin (29/6) kemarin.

Meskipun pihaknya geram kepada pelaku yang telah merendahkan marwah partainya, akan tetapi pihaknya tetap mengedepankan sikap dewasa dan mematuhi semua prosedur yang ada untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

“Kami warga negara yang taat kepada hukum, makanya kami percayakan itu semua kepada aparat penegak hukum,” tegasnya.

Ratusan kader yang dikerahkan pihaknya, sambung Tarsono, saat mendatangi kantor Polres Majalengka untuk menyampaikan dukungan yang berlangsung secara tertib dan damai.

Dijelaskan Tarsono yang juga sebagai Wakil Bupati Majalengka, dengan alasan apapun yang dilakukan oknum saat aksi massa yang berlangsung di depan Gedung DPR RI beberapa waktu yang lalu adalah perbuatan yang tidak pantas karena telah melecehkan nama besar partai.

“Bendera partai adalah simbol panji kebesaran partai, otomatis pula di dalamnya adalah harga diri partai. Jika dibakar itu sebagai penghinaan terhadap partai termasuk di dalamnya penghinaan kepada pengurus, kader dan anggota partai,” jelasnya.

Sekretaris DPC PDIP itupun telah meminta kepada seluruh kader partai yang ada di Kabupaten Majalengka untuk bisa menahan diri agar tidak berbuat anarkis dengan tetap menjaga nama besar partai.

“Kami tidak akan bertindak anarkis, kami hanya menyatakan sikap tegas kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku pembakaran,” tandasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here