RMOLJabar. Bawaslu Kabupaten Bandung akan menambah PTPS (Pengawas Tempat Pemungutan Suara) jika ada kemungkinan jumlah TPS di wilayahnya bisa bertambah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung, Januar Solehuddin kepada sejumlah wartawan saat ditemui di kawasan gudang KPU beberapa waktu lalu.

Menurut Januar, berdasarkan data awal ada sebanyak 10.339 TPS yang akan disiapkan di Kabupaten Bandung dalam momentum Pemilu serentak pada April nanti.

“Tiap 1 TPS itu akan diawasi 1 PTPS. Mudah-mudahan tidak ada penambahan lagi kalaupun ada penambahan TPS harus ada juga penambahan PTPS,” ungkap Januar.

Untuk persyaratan, lanjut dia, tetap mengacu Undang Undang nomor 7 tahun 2017. Dalam pasal 117, PTS minimal pendidikan SMA/sederajat dengan usia minimal 25 tahun.

“Jika ini sudah ditempuh tapi masih sulit mendapat usia 25 tahun mungkin ada keringanan. Kami juga akan konsultasi ke Bawaslu Provinsi harus seperti apa,” ujarnya.

Sesuai pengalaman di Pilkada 2018 lalu, tambah Januar, untuk mendapat pengawas yang bertugas di TPS sesuai undang undang di tiap desa atau kelurahan itu tak sama.

“Ada yg sangat sulit seperti Soreang yang masuk kategori daerah industri banyak (masyarakat) yang tidak tertarik. Salah satunya di desa Sukanagara,” tandasnya.

Sebagai bahan informasi, di Undang Undang nomor 7 tahun 2017 para PTPS ini akan mulai aktif bekerja selama 1 bulan. Dimulai pada H-23 Pemilu dan 7 hari usai penghitungan suara. [gan]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here