Begini Nasehat Para Ulama Pasca Pemilu 2019

RMOLJabar. Pasca Pemilu 2019 dalam Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif yang dilakukan secara serentak pada tanggal 17 April 2019 yang lalu. Sejumlah Tokoh Agama Kota Cirebon mengapresiasi akan pelaksanaannya yang berlangsung secara luber, jurdil, aman dan lancar.


Semuanya atas kerja keras dari semua pihak dari mulai aparat keamanan TNI-POLRI, penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU, Bawaslu, PPK, PPS dan KPPS serta seluruh stakeholder yang terlibat didalamnya.

Seperti diungkapkan Tokoh Agama Kota Cirebon Prof. KH. Salim Bajri mengatakan, harus bersyukur kepada Allah SWT bahwasannya Pemilu telah selesai dengan aman, damai dan tentram.

"Sebenarnya dalam Pemilu tidak ada yang kalah maupun yang menang, semua tujuaannya adalah untuk rakyat dan negara," ujar Prof KH. Salim Bajri seperti disampaikan Humas Polres Ciko, Jum'at (3/5).

Karena itu, kata dia, perlu sikap saling mendukung, berdoa kepada Allah dan menerima. Jangan sampai saling mengejek atau saling menyinggung.

"Kita sama-sama menjaga supaya negara kita tetap subur dan makmur," pintanya.

Prof. KH. Salim Bajri menuturkan, jangan menjadi permasalahan hanya karena beda organisasi, semuanya adalah pimpinan.

"Kita tinggal kembali berpelukan, bersaudara satu sama yang lain semuanya adalah dari kita untuk kita. Kalau kita semua ini bisa bersatu, ridho Allah akan turun, akan tetapi kalau kita tidak bersatu berarti kita sendiri merugikan perintah Allah," imbaunya.

Di tempat terpisah Solihin Uzer yang merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Cirebon menjelaskan, manusia hidup di dunia ini pada hakekatnya adalah berasal dari satu keturunan yaitu keturunan orang yang terhormat dan mulia Nabi Adam AS. Jadi, semua bersaudara.

"Mari bersama-sama menciptakan, menjaga keamanan dan ketertiban suasana aman damai dan sejuk pasca Pemilu 2019 Khususnya di Wilayah Kota Cirebon," ujar KH. Solihin Uzer.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparat keamanan baik TNI-Polri yang menjaga, mengawal dan mengamankan pesta demokrasi Pemilu 2019 ini sehingga semuanya dapat berjalan dengan aman dan damai khususnya di wilayah Kota Cirebon.

"Kepada seluruh masyarakat Kota Cirebon, saya mohon agar setelah selesai pencoblosan Pemilu ini kita semua menunggu hasil penghitungan yang dilaksanakan oleh KPU secara manual," pintanya

Dikatakannya, siapapun nanti yang akan terpilih, semua harus ikhlas dan setiap pemilih sudah melaksanakan Pemilu atau pencoblosan, tinggal menunggu siapa yang jadi karena yang jadi itulah yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT.

"Alangkah baiknya kita bersatu kembali, bersaudara kembali, saling mengingatkan dan saling menasehati untuk kebaikan Bangsa dan Negara Indonesia," kata Dia.

Tak hanya itu, Ketua DKM Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon Ahmad Yani mengucapkan syukur kehadirat Allah SWT bahwa Pilpres dan Pileg serentak 2019 telah sukses dilaksanakan oleh Bangsa Indonesia. Tentu ini menjadi hal yang harus disyukuri karena telah berjalan secara umum dengan luber dan jurdil.

"Untuk itu sebagai sebuah kontestasi pasti ada yang kalah dan menang, bagi kita umatul muslimin harus sudah memahami bahwa yang menang maupun yang kalah itu sama-sama ujian dari Allah," kata Ahmad Yani.

Kepada masyarakat muslimin dan muslimat pada umumnya, Yani mengajak, agar kembali rapatkan Ukhuwah Islamiyah diantara sesama umat Islam, ukhuwah watoniah sebagai warga Negara Indonesia, memiliki negara kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika, Ideologi Bangsa Negara Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Ini adalah pemersatu kita, kita kembali dari hal-hal yang mungkin selama kampanye terjadi gesekan baik perkataan, sikap maupun perbuatan jangan sampai keluar semua itu dari norma-norma agama," ungkap Yani.

"Kita kembali untuk lebih rukun untuk merajut kebersamaan, mengokohkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Watoniah dan Ukhuwah Insaniah dalam rangka menyongsong Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lebih baik," pungkasnya. [gan]