Founder Universitas Pelita Bangsa, Ir. Mardiyana/RMOLJabar

rmoljabar Universitas Pelita Bangsa Kabupaten Bekasi, angkat bicara soal langkah mahasiswa yang mendatangi DPRD Kabupaten Bekasi agar mengadvokasi keringanan biaya kuliah kepada manajemen kampus.

Founder Universitas Pelita Bangsa, Ir. Mardiyana mengatakan, selama kegiatan yang dilakukan mahasiswa tersebut bersifat positif dan tidak menjatuhkan, menurutnya hal tersebut tidak menjadi masalah.

Namun apabila ada yang mengatasnamakan Universitas Pelita Bangsa dan terbukti merusak citra baik kampus, maka akan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Tapi yang pasti, kami dari pihak manajemen dalam situasi pandemi ini, kami senantiasa memberikan hal-hal positif untuk kemajuan warga Bekasi, agar tidak patah semangat dalam menempuh pendidikan dengan misalnya pemberian beasiswa, karena banyak jenis beasiswa yang kami berikan,” ungkap dia, Senin (29/6).

Menurutnya, sejauh ini pihak manajemen telah berupaya berkontribusi kepada warga Kabupaten Bekasi, dengan menetapkan biaya kuliah dengan harga terjangkau dengan harapan tidak ada lagi anggapan yang menyebut bahwa kuliah harus mahal.

“Insya Allah biaya kuliah di UPB itu sangat terjangkau. Semoga kita semua bisa melewati masa pandemi ini dan situasi kembali normal dan kondusif, karena pandemi ini berdampak ke segala sektor termasuk kami yang berada di sektor pendidikan,” bebernya.

“Tempo lalu saat ramadhan, kami juga memberikan promo daftar gratis kepada calon mahasiswa. Ini merupakan upaya dan peranan yang dapat kami lakukan untuk mencerdaskan masyarakat di Kabupaten Bekasi,” tandasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here