Berstatus Justice Collaborator Nazarudin Dinyatakan Bebas

Berstatus Justice Collaborator Nazarudin Dinyatakan Bebas

Mantan Bendahara Partai Demokrat yang dinyatakan bebas murni pada Kamis (13/8) dari Lembaga Pemsyarakatan (Lapas) Sukamiskin. M. Nazarudin terjerat kasus suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games di Palembang pada 30 Juni 2011 lalu, kini telah bebas lebih cepat karena mendapat berbagai remisi dan statusnya sebagai justice collaborator.


Perlu diketahui Justice Collaborator (JC) diartikan sebagai saksi pelaku suatu tindak pidana yang bersedia membantu atau bekerjasama dengan penegak hukum.

Lanjutnya, sebelum dinyatakan bebas oleh Bapas Bandung, Nazarudin menjalani cuti menjelang bebas sejak 15 Juni 2020. Selama menjalani cuti tersebut yang bersangkutan disebut rutin melaksanakan wajib lapor selama sembilan kali.

"(Nazarudin) Bebas murni. Dia selalu berkomunikasi dengan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) terkait keberadaannya. Hari ini, saya mewakili Kepala Bapas Bandung menyerahkan surat selesai menjalani cuti menjelang bebas," ujar Budiana, PK Madya Bapas Bandung, di Kantor Bapas Kelas I Bandung di Jalan Ibrahim Adjie, Kamis (13/8/2020).

Nazarudin terlibat dalam korupsi Wisma Atlet dan diputuskan mendapat hukuman kurungan penjara karena terbukti menerima suap Rp 4,6 miliar dari mantan Manajer Pemasaran PT Duta Graha Indah (DGI) M El Idris.

Pada Pengadilan tingkat pertama, Nazarudin dihukum 4 tahun penjara. Di tingkat banding, hukuman itu juga diperberat oleh Mahkamah Agung (MA) menjadi 7 tahun beserta denda Rp 300 juta.

Mantan Bendahara Partai Demokrat itu kembali mendapat tambahan hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar, karena terbukti secara sah dan meyakinkan menerima gratifikasi dan melakukan pencucian uang dari PT DGI dan PT Nindya Karya untuk sejumlah proyek yang jumlahnya mencapai Rp 40,37 miliar.

Namu‎n, dia mendapat justice collaborator (JC) dari KPK lewat Surat nomor R-2250/55/06/2014 tanggal 9 Juni 2014 perihal surat keterangan atas nama Muhammad Nazaruddin dan Surat Nomor R.2576/55/06/2017 tanggal 21 Juni 2017, perihal permohonan keterangan telah bekerja sama dengan penegak hukum atas nama Mohammad Nazaruddin.‎

Selain itu, Nazarudin menerima remisi sebanyak empat tahun lebih selama mendekam di Lapas Sukamiskin sejak tahun 2013 silam. Beragam remisi itu di antaranya, remisi khusus hari raya Idul Fitri, remisi umum 17 Agustus, remisi dasawarsa tahun 2015, hingga remisi tambahan donor darah.