Herdiat Sunarya/RMOLJabar

rmoljabarSejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selesai pada Selasa (19/5), pemudik berdatangan ke Ciamis. Terhitung, pada hari itu kendaraan yang masuk ke Ciamis dari arah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sebanyak 9.958 kendaraan.

Hal itu menambah kekhawatiran Bupati Ciamis Herdiat Sunarya di tengah Pandemi Virus Corona ini. Apalagi, dia menilai kedisiplinan warga masih rendah.

“Melihat data migrasi di Kabupaten Ciamis yang setiap harinya terus menunjukan peningkatan yang signifikan serta disiplin masyarakat yang rendah, dikhawatirkan menimbulkan permasalahan yang cukup besar pada beberapa hari kedepan,” ujar Herdiat, Sabtu (23/5).

Dari data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Ciamis jumlah Orang Pelaku Perjalanan (OPP) pertanggal 23 Mei 2020 sebanyak 44.321 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 41.033 orang selesai melaksanakan pemantauan.

Herdiat mengucapkan terimakasih kepada para migran atau pemudik yang taat dan patuh melaksanakan karantina mandiri selama 14 hari. Dia berharap, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan tetap dilaksanakan.

“Terimakasih kepada para migran yang patuh menjalankan karantina mandiri. Serta berharap supaya warga masyarakat dapat meningkatkan kedisiplinan dengan menghindari kerumunan dan tetap melaksanakan protokol-protokol kesehatan,” ujarnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here