Ilustrasi/RMOLJabar

rmoljabar Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Corona Virus baru atau Covid-19, Pemerintahan Kota (Pemkot) Cimahi menerbitkan surat imbauan penghentian kegiatan produksi perusahaan di Kota Cimahi untuk sementara waktu.

Imbauan tersebut ditandatangani langsung, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan dengan nomor surat 440/1276/Disnaker, yang ditujukan langsung kepada pimpinan perusahaan di Kota Cimahi.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek pada Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Cimahi, Uce Herdiana mengatakan, penutupan atau pembatasan aktivitas perusahaan untuk sementara waktu dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Di Kota Cimahi sendiri, terdapat 267 perusahaan yang mana 76 merupakan perusahaan besar, 97 perusahaan menengah, serta 93 lainnya merupakan perusahaan kecil yang dalam beberapa waktu ini masih beroperasi sehingga diperlukan adanya imbauan supaya para pekerja di perusahaan tersebut tidak menjadi kelompok rentan penyebaran wabah corona.

“Kita mengimbau mulai hari ini (26/3) mengurangi atau menghentikan aktivitas perusahaan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pencegahan penularan Covid-19. (Surat imbauan) Kita sebar ke semua lewat WA grup HRD perusahaan, maupun langsung dibagikan copy-nya,” terang Uce saat dihubungi, Kamis (26/3).

Dipaparkan dia, dari 267 perusahaan, hanya empat perusahaan diantaranya perusahaan milik PT Gamatex, PT Suritex, Aswindo, serta Gucitex yang menghentikan kegiatan produksi perusahaan untuk sementara waktu.

“Jadi memang, baru 4 perusahaan yang lapor,” ujarnya.

Kendati demikian, jika perusahaan tidak menghentikan kegiatan produksi perusahaan, dia mengimbau, perusahaan tersebut harus menerapkan social distancing di perusahaannya atau Work from Home (WFH) di samping memperhatikan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI Nomor M/3/HK.04/III/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha dalam Rangka Pencegahan dan Penangguulangan Covid-19.

“Kita juga mengimbau bagi karyawan yang diliburkan, agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah, kecuali ada kepentingan yang mendesak,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here