Pelaksanaan persidangan secara online di PN Garut/RMOLJabar

rmoljabar Persidangan secara online atau daring mulai diberlakukan Pengadilan Negeri (PN) Garut di tengah pandemi Covid-19. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan penularan virus corona.

“Sejak kemarin, kami sudah melaksanakan persidangan secara online. Ada 10 persidangan dengan jumlah 32 terdakwa yang berhasil dilakukan,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut, Sugeng Hariadi, Rabu (1/4).

Menurutnya, pelaksanaan sidang secara teleconference cukup efektif dalam menekan interaksi langsung antara pengunjung pengadilan yang akan menyaksikan persidangan.

“Ini jelas sangat efektif memutus penyebaran covid-19, tentu terobosan ini pula harus kita dukung bersama,” ujarnya.

Dalam prakteknya, jalannya persidangan dipimpin satu hakim ketua, serta dua hakim anggota yang digelar di ruang utama persidangan pengadilan, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Sedangkan saksi dan jaksa penuntut termasuk pengacara dari terdakwa, berada di kejaksaaan, sementara terdakwa tetap berada di ruang tahanan.

“Sidangnya seperti biasanya, hanya saksi dan terdakwanya yang tidak ada di ruang sidang itu,” ujarnya.

Diharapkan, persidangan secara online mampu mengurangi jumlah interaksi langsung antara pengunjung dengan seluruh aparat penegak hukum, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Doakan saja semoga seluruh persidangan online ini berlangsung sukses,” harapnya. 

Juru Bicara Pengadilan Negeri Garut Endratno Rajamai mengatakan, selama bencana Covid-19 berlangsung, tertanggal 27 Maret 2020, persidangan perkara pidana dilaksanakan secara teleconference.

“Sidang secara teleconference sudah dimulai sejak Senin, tanggal 30 Maret 2020,” terangnya.

Sejak surat edaran diterima, lembaganya langsung melakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan, dan rumah tahanan (Rutan/Lapas), serta pihak terkait untuk melaksanakan sidang perkara pidana secara teleconference. 

“Seluruh persidangan secara online kemarin berlangsung sukses,” paparnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here