Saluran pembuangan PT PCI dicor Satgas Citarum Harum/Ist

rmoljabar Dansektor 7 Satgas Citarum Harum dan Dinas LHK Kabupaten Bandung menutup saluran pembuangan PT PCI yang berada di Jalan Moch Toha, Kota Bandung, Senin (18/5).

Perusahaan tersebut kembali berulah dengan membuang limbahnya langsung ke anak sungai Cisuminta, alhasil Dansektor bersama Dinas LHK kabupaten Bandung langsung memberikan sanksi dengan menutup saluran pembuangannya.

Pengecoran tersebut menindak lanjuti hasil sidak gabungan antara DLHK Kabupaten Bandung, Polresta Bandung dan Satgas Citarum Harum pada hari Jumat.

Ketika diadakan sidak gabungan, ditemukan pembuangan air limbah dengan parameter COD diatas baku mutu yang ditentukan.

Kolonel Kavaleri Purwadi menjelaskan, bahwa pihaknya melakukan penutupan saluran pembuangan IPAL PT PCI bersama DLHK Kabupaten Bandung. Meski IPAL nya resmi, akan tetapi karena tapi karena over kapasitas dan pengolahan limbahnya tidak sempurna maka air limbah dibuang ke anak sungai Cisuminta.

“Untuk urusan sanksi nanti proses administrasinya ada di LHK Kabupaten Bandung, mereka yang akan memprosesnya, tugas kami hanya melokalisir salurannya agar tidak membuang ke anak sungai Cisuminta,” ungkap Purwadi.

“Walau sedang dilakukan Physical Distancing dan PSBB, tapi pengawasan terhadap industri terus kami lakukan siang dan malam, jadi jangan menganggap bahwa Satgas akan lengah,” tandasnya.

Ditambahkannya, selain saluran pembuangannya, PT PCI juga menyimpan Sludge tidak pada tempatnya, karena TPS nya sudah over kapasitas.

Sementara itu, menurut Robi dari LHK Kabupaten Bandung mengatakan bahwa sebelumnya sudah dilakukan pengambilan sample berikut dengan lumpurnya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan awal, memang perusahaan ini harus segera dilakukan tindakan dan hari ini ditutup salurannya, sampai air limbahnya menjadi baik,” ucap Robi.

Ketika ditanyakan soal sanksi yang akan dijatuhkan kepada pabrik, Robi menyampaikan bahwa hal tersebut akan dibahas lebih lanjut.

(Ramadani Intan)

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here