Ilustrasi corona/Net

SUDAH lebih dari dua minggu sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan munculnya kasus positif corona yang pertama di Indonesia, dan hingga saat ini wabah corona semakin merambah ke berbagai wilayah di Indonesia.

Hingga saat ini jumlah mereka yang positif terpapar Corona juga dapat dikatakan sangat banyak, sudah ribuan, dan terbanyak berada di Jakarta, Jabar, dan Banten. Kita memang berharap dan berdoa semoga wabah ini dapat segera tertangani dan tidak ada lagi yang menjadi korban.

Terkait dengan semakin meluasnya wabah ini, kita sudah banyak merasakan dampak bagaimana rasanya kehilangan keluarga atau kerabat, bagaimana kita kehilangan rasa aman dan nyaman, dan bagaimana wabah ini memberikan pukulan yang cukup dahsyat pada kondisi kehidupan sosial dan ekonomi. Pada kondisi yang seperti itulah maka meluasnya wabah Covid-19 menjadi ancaman bagi keamanan nasional, khususnya human security.

Berkenaan dengan pemenuhan rasa aman warga negara, maka negara memang bertanggungjawab atas pemenuhan itu, sebab berkaitan dengan masalah keamanan nasional. Masalah keamanan nasional seyogyanya tidak hanya dapat dipersepsikan sebagai adanya ancaman militer, tetapi didalamnya juga ada ancaman nir-militer.

Pemerintah selaku penyelenggara kekuasaan negara saat ini memang telah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19, mulai dari ditetapkannya wabah ini sebagai bagian dari bencana nasional, diterapkannya kebijakan work from home untuk beberapa sektor pekerjaan, social distancing, hingga menambah jumlah tempat isolasi pasien positive covid-19, dan lain sebagainya. Akan tetapi kondisi itu ternyata belum mampu menekan secara signifikan angka penularan, sehingga banyak pihak mendorong adanya kebijakan lockdown.

Berkenaan dengan lockdown, memang itu merupakan pilihan yang sulit di tengah adanya kemungkinan keterbatasan anggaran negara untuk memberikan dana jaminan sosial bagi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap, atau mungkin juga menjadi pilihan sulit bagi perusahaan atau industri skala kecil. Tetapi lockdown juga menjadi salah satu opsi yang rasional yang dapat dipertimbangkan oleh pemerintah.

Lockdown oleh pemerintah dapat dilakukan dengan mendasarkan pada tugas negara, yaitu melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia. Meski lockdown dirasa berat tetapi langkah ini bisa menjadi langkah baik bila berkaca kepada keberhasilan beberapa negara yang menerapkannya untuk menekan penyebaran covid-19.

Untuk mempermudah beban negara dalam menangani lockdown maka pemerintah juga dapat membuat ajakan kepada private sector untuk mendukung kebijakan lockdown, dengan memberikan kompensasi bagi karyawannya yang tidak bekerja ataupun memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan kata lain dalam menangani masalah keamanan penyebaran Covid-19 ini diperlukan sinergi antar lembaga.

Demikian pandangan yang dapat saya berikan dan semoga Tuhan selalu memberi kita perlindungan. Aamiin.

Wasalamu’alaikum, wr.wb.

Yusa Djuyandi
Kepala Pusat Studi Keamanan Nasional dan Global, Universitas Padjadjaran

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here