Proses penghitungan syarat dukungan calon perseorangan/RMOLJabar

rmoljabar KPU Pangandaran menemukan adanya kesemerawutan data syarat dukungan bakal pasangan calon (Bapaslon) perseorangan bupati dan wakil bupati, Supratman dan Ari Rian. Akibatnya, KPU menangguhkan MS (Memenuhi Syarat) dan TMS (Tidak Memenuhi Syarat).

Dalam ruangan yang kuncinya dipegang tiga lembaga, KPU, Bawaslu dan Polri, tim penghitung masih terus menyortir 31.733 berkas yang diserahkan Bapaslon Supratman-Ari Rian kemarin.

Sebelumnya, KPU Pangandaran menargetkan waktu penghitungan jumlah dukungan Bapaslon hanya dalam 5 jam. Namun, target tersebut meleset karena KPU harus menyesuaikan data.

“Datanya masih semrawut, tapi ini kewajiban kita. Walau harus seminggu pun akan tetap kami hitung,” ujar Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, Senin (24/2).

Muhtadin menjelaskan, data pada Sistem Informasi Pencalonan (Silon) dan B1 yang harus cocok, menjadi kendala karena berkas tidak tersusun rapi dan masih ada data tidak sinkron.

“Data B2 harus sudah tersusun walau memang ini bukan prosedur, Kabupaten/Kota lain juga sama, penghitungan ini bisa berhari hari,” jelasnya.

Dari 31.733 berkas, kata Muhtadin, sejumlah 28.276 sudah selesai dihitung dan ada beberapa yang tidak memenuhi syarat.

“MS atau TMS masih kita tangguhkan dulu walaupun jumlahnya sudah melebihi angka minimal karena penghitungan belum selesai,” paparnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here