Penyemprotan Disinfektan/Istimewa

rmoljabar Meningkatnya permintaan agar area pemukiman dan sarana umum disemprot disinfektan membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung harus berfikir keras menyiapkan tim khusus.

Meski kini jajarannya dibantu berbagai pihak dalam kegiatan disinfeksi untuk mencegah virus corona (Covid-19) namun Dinkes menyebut sebenarnya pembuatan cairan disinfektan bisa dilakukan secara mandiri.

Kepala Dinkes Kabupaten Bandung Grace Mediana menjelaskan beberapa bahan disinfektan mudah didapat antara lain bleaching (pemutih pakaian), karbol serta kaporit baik jenis bubuk atau butiran.

“Takarannya 2 sendok makan bleaching atau karbol untuk 1 liter air. Jika memakai kaporit bubuk takarannya 1 sendok makan untuk 10 liter air. Nah kalau jenis kaporitnya butiran, takarannya 1 sendok makan untuk 15 liter air,” beber Grace dikonfirmasi, Jumat (27/3).

Sebelum memulai pembuatan hingga saat penyemprotan cairan disinfektan, lanjut Grace, warga harus menggunakan APD (Alat Pelindung Diri), seperti masker hingga sarung tangan yang sekali pakai.

Sementara itu, dikatakan Grace, aasaran disinfeksi antara lain lantai, dinding, meja, kursi, lemari dan perabot rumah lainnya. Selain itu juga dapat menyasar benda yang sering bersentuhan dengan tangan.

“Seperti pegangan tangga, gagang pintu, telepon, keyboard komputer, remote TV, saklar lampu, alat pertukangan, peralatan dapur, toilet, keran dan wastafel. Jangan lupa juga Cuci Tangan Pakai Sabun di air mengalir usai melakukan disinfeksi,” jelas Grace.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here