Sekretaris DPRD, Suhandi/RMOLJabar

Pulang kampung ke daerah pemilihan masing-masing, Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta mengawali kegiatan reses kesatu Tahun 2020, yang berlangsung mulai hari Kamis (13/2).

 

Dalam kegiatan secara perseorangan itu, setiap anggota dewan menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.

Sekretaris DPRD Kabupaten Purwakarta Suhandi mengatakan, untuk reses kesatu di tahun ini dianggarkan sekitar 700 juta. Rata-rata per anggota DPRD kebagian sekitar 18 juta.

Kegiatan reses ini, terang Suhandi, sesuai dengan Keputusan Pimpinan DPRD No. 171.1/Kep-DPRD/2020 tentang Kegiatan Reses Kesatu Tahun 2020, yang ditandatangani oleh 4 orang Pimpinan DPRD, yakni Ketua H. Ahmad Sanusi, Wakil Ketua Sri Puji Utami, Wakil Ketua Neng Supartini, dan Wakil Ketua Warseno.

Suhandi menambahkan, selanjutnya sesuai rapat Badan Musyawarah DPRD tanggal 3 Februari 2020, ditetapkan kegiatan reses kali ini mengambil tema “Sosialisasi Mengenai Tugas Pokok dan Fungsi DPRD Kabupaten Purwakarta”.

Untuk kepentingan pendampingan atau fasilitasi tersebut, Suhandi mengaku telah menerbitkan SK No. 175/62/Kep-PA/Setwan/2020 tentang Pembentukan pelaksana, Tim Monitoring dan Penunjukan Pendamping /Fasiltasi.

“Mengacu pada Perda No. 148/2016 tentang Pembentukan Sekretariat DPRD Kabupaten Purwakarta, bahwa dalam ketentuan tersebut Sekretariat DPRD mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi kesekretariatan, administrasi keuangan, mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD,” paparnya.

Sementara, anggota DPRD sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang No. 13/2019 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-undang No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD mempunyai tugas pokok dan fungsi yaitu, legislasi, anggaran dan pengawasan.

Sedangkan dalam melaksanakan tugas kesehariannya pada Pasal 373 UU MD3 tersebut, bahwa DPRD kabupaten/kota berkewajiban antara lain: Menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala; menampung dan menindaklanjutri aspirai dan pengaduan masyarakat; memberikan pertangungjawaban secara moral maupun politis kepada konstuten di daerah pemilihannya.

Dalam kegiatan reses ini, kata Suhandi, diharapkan masyarakat Kabupaten Purwakarta mengetahui kinerja aanggota DPRD melalui produk hukum yang dihasilkan berupa Perda dan Peraturan lainnya, baik inisiatif DPRD maupun prakarsa Eksekutif /Bupati selama satu tahun anggaran.

“Selain itu, anggota DPRD sekaligus dapat menyerap aspirasi masyarakat sesuai dengan kondisi masing-masing Daerah Pemilihan sebagai bahan penyusunan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD,” ujarnya.

(Aris Rismawan)

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here