DPRD Jabar Telusuri Pungli Berkedok Sumbangan Di Sekolah

DPRD Jabar Telusuri Pungli Berkedok Sumbangan Di Sekolah
Ilustrasi pungli/Net

Banyak aduan dari orang tua siswa yang mengeluhkan mengenai sumbangan yang di minta oleh pihak sekolah. Kini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat (Jabar) sedang mencari kebenaran kabar tersebut.


Ketua komisi V DPRD Jabar, Dadang Kurniawan mengatakan, pihaknya sejak awal isu tersebut beredar telah berkeliling ke sekolah-sekolah, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), dan Kantor Cabang Dinas (KCD). Dalam pelaksanaannya, Komisi V selalu bersama Saber Pungli.

"Kami selalu bersama Saber pungli Jabar," kata politisi asal Fraksi Gerindra itu kepada Kantor Berita Politik RMOLJabar, Senin (14/9).

Hal tersebut dilakukan oleh komisi V, guna memberi tahu kepada para pelaku pendidikan mengenai rambu-rambu yang boleh dan tidak dilakukan. Satu di antaranya mengenai isu Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), pihaknya tak ingin hal tersebut menjadi sampai simpang siur.

"Dengan bantuan dari Pemprov Jabar untuk sekolah memang belum memenuhi kebutuhan secara maksimal," imbuhnya.

Menurutnya, ada beberapa kebijakan lokal yang dilakukan oleh pihak sekolah, yang masing-masing sekolah tidak selalu sama, sifatnya adalah sumbangan. Adapun syarat sumbangan yaitu, tidak boleh sama jumlahnya, tidak boleh sama waktunya, dan tidak ada sanksinya.

"Jadi yang namanya sumbangan berapa saja boleh, tidak dipatok nominalnya," tuturnya.

Kemudian pihaknya akan merangkum, mencatat, dan menjadikan bahan evaluasi terkait sumbangan di sekolah. Namun kalau ada temuan akan diserahkan kepada pihak yang berwajib, karena pihaknya selalu bersama saber pungli.