Jajaran Forkopimda Saat Melakukan Pengecekan di Tempat Ibadah/RMOLJabar

rmoljabar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purwakarta lakukan pengecekan lapangan ke sejumlah lokasi guna memastikan kesiapan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta Iyus Permana mengatakan, selain monitoring kondisi tempat peribadahan, jajaran Forkopimda juga mengecek kesiapan sejumlah swalayan, rumah makan dan tempat usaha yang harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Kita juga memastikan kesiapan tempat-tempat ibadah agar pada saatnya nanti menerapkan juga protokol pencegahan Covid-19,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, Kamis (4/6).

Untuk itu, Gugus Tugas akan menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area rumah ibadah serta melakukan pembersihan dan desinfeksi secara berkala di area rumah ibadah dan tempat-tempat usaha lainnya.

“Selain itu, pembatasan jumlah pintu jalur keluar masuk rumah Ibadah guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan dengan menyediakan fasilitas cuci tangan dan sabun hand sanitizer di pintu masuk dan pintu keluar rumah ibadah,” kata Iyus.

Gugus Tugas juga mengecek, kondisi tempat-tempat tersebut agar menyediakan alat pengecekan suhu di pintu masuk bagi seluruh pengguna rumah ibadah dan tempat usaha.

“Jika ditemukan warga dengan suhu lebih dari 37, 5 derajat celcius (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), agar tidak diperkenankan memasuki area tersebut,” tuturnya.

Iyus juga mengatakan, pengelola tempat ibadah harus menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus di lantai atau kursi, minimal jarak 1 meter.

Ia juga mengimbau untuk melakukan pengaturan jumlah jemaah atau pengguna rumah ibadah yang berkumpul dalam waktu bersamaan, supaya memudahkan pembatasan jaga jarak.

“Lalu mempersingkat waktu pelaksanaan ibadah tanpa mengurangi ketentuan kesempurnaan beribadah. Para pengelola juga diminta membuat surat pernyataan kesiapan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan dan memberlakukan penerapan protokol kesehatan secara khusus bagi jemaah tamu yang datang dari luar lingkungan rumah ibadah,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here