Helmi Budiman (kana) dan Ade Hendarsah (kiri)/RMOLJabar

rmoljabarWakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengatakan, gedung baru yang diperuntukan kantor Dinas Sosial Garut, tak layak untuk kantor dinas. Dia mencium ada ketidak beresan dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek pembangunannya.

 

“Kantor Dinas sosial yang di sana (gedung lama) memang sudah tidak layak, tapi kalau langsung pindah ke sini (gedung bekas Dinas KB) juga ini kurang layak,”ujar Helmi, usai melihat kondisi gedung Dinas sosial yang baru di Jalan Patriot, Selasa (14/1).

Saat meninjau gedung  baru berukuran 24 m x 32 m yang dibangun dengan menghabiskan anggaran Rp. 2 milyar itu, Helmi merasakan pengap karena bangunannya pendek dan kurang pentilasi.

“Saya bingung konsep gedung ini bagaaimana ya? Sudah pengap, banyak pilar lagi, ini fungsinya buat apa,”katanya sambil geleng-geleng kepala.

Helmi, yang didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Ade Hendarsah, menilai banguna yang mirip gudang itu, lebih cocok untuk kantor para relawan baik Tagana, TKSK, PKH.

“Ini belum duputuskan, apakah akan langsung dipergunakan oleh Dinas Sosial, atau untuk para relawan, karena di sini akan dibangun Kantor Dinas Sosial,”ungkapnya.

Dengan kondisi bangunan yang kurang memadai, baik penataan ruang, maupun estetika bentuknya, Helmi menduga ada kesalahan dalam proses pembangunanya.

“Makanya saya sudah perintahkan Kepala Dinas untuk melakukan evaluasi, dan melihat perencanaan gambarnya seperti apa, pelaksanaan pembangunannya bagaimana. Karena kemungkinan ada yang tidak sesuai dengan perencanaannya,”tandasnya.

Lanjut Helmi, di lokasi tersebut, selain  dibangun Kantor Dinas Sosial, juga akan dibangun klinik jiwa, dan rumah singgah.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here