Ibukota PSBB Lagi, Kota Cirebon?

Ibukota PSBB Lagi, Kota Cirebon?

Paska 59 negara menolak menerima kedatangan orang Indonesia karena takut Corona, kini Ibukota Negara kembali menarik rem dan memberlakukan PSBB seperti awal wabah Pandemi Covid-19.


Sebelumnya, di Kabupaten Cirebon maupun Kota Cirebon telah mengalami lonjakan kasus positif Covid-19. Banyak klaster bermunculan mulai dari tenaga kesehatan, pedesaan hingga perkantoran pemerintahan.

Terakhir beredar kabar mulai dari Sekda Kota Cirebon hingga pimpinan DPRD Kota Cirebon terkonfirmasi positif Covid-19, setelah dilakukannya Swab tes masal di lingkungan DPRD Kota Cirebon.

Hal tersebut juga diamini oleh Sekretaris Dewan, Agus Sukamjaya saat diklarifikasi ihwal kabar salah seorang Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon positif Covid-19 dan dalam pengawasan pihak Gugus Tugas percepatan Covid-19.

Saat disinggung kemungkinan penerapan PSBB di Kota Cirebon, Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati mengatakan tidak bisa memberikan kepastian apakah akan kembali menerapkan PSBB atau lokal.

"Untuk hal tersebut, silahkan hubungi Wali Kota Cirebon sebagai Ketua Gugus Tugas, Kami mengimbau untuk seluruh masyarakat pergunakan masker jika keluar rumah," kata Eti kepada Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (10/9).

Setidaknya ada 59 negara yang takut dengan Indonesia. Mereka telah mengunci atau me-lockdown warga negara Indonesia yang hendak bepergian ke wilayah mereka.