RMOLJabar. Plt. Bupati Cirebon Imron Rosadi ingin memastikan sebagian besar sampah di daerahnya bisa ditangani di tingkat desa dan kelurahan. Sehingga, sampah yang dianggkut ke TPA oleh armada truk sampah pemerintah daerah tak banyak.

Mewujudkan rencanya Imron sengaja mendatangkan para pakar untuk beerbagi ilmu dengan 420 Kuwu dan Lurah sekabupaten Cirebon. Para pakar itu melakukan Transfer of Knowlage dan Transfer of Know How terkait pengelolaan sampah melalui Bank Sampah dan sanitarian di masing-masing Desa dan Kelurahannya.

“Kami berharap sekali, setelah mendapat ilmu dari para pakar yang kami datangkan, maka para Kuwu dapat melaksanakan pengelolaan sampah dan sanitarian dengan dukungan masyarakat. Sehingga, sisa sampah hanya tinggal sedikit di masing-masing kecamatan yang akan  dikirim ke TPA,” kata Imron pada RMOLJabar, disalah satu Hotel di bilangan jalan Tuparev Cirebon, Rabu (14/8)

Lebih lanjut, Imron mengatakan pihak Pemerintah Kabupaten Cirebon, mencoba mengurai permasalahan sampah, mulai dari hulu hingga hilir. Selain itu pihaknya juga telah mengalokasikan anggaran untuk pembelian lahan yang peruntukannya akan dibangun TPA.

“Sudah ada lahan 5,2 Hektar di Pasalemen untuk dibangun TPA, khususnya untuk sampah di wilayah timur Kabupaten Cirebon. Insya Allah kedepan permasalahan sampah di Kabupaten Cirebon dari mulai Wilayah Timur, wilayah Tengah dan wilayah Barat bisa ditanggulangi dengan baik, Ujar Imron

Imron mengakui, pada awalnya ada riak-riak penolakan dari masyarakat disana, (Red Masyarakat Pasalemen), namun berkat informasi, sosialisasi dan edukasi maka harapannya rencana pembangunan TPA bisa terealisasi. Dia ingin TPA baru itu jadi solusi atas permasalahan sampah di Kabupaten Cirebon.

“Setelah kami berikan informasi, sosialisasi dan edukasi, maka masyarakat paham,” demikian Imron. [son]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here