Ilustrasi Corona/Net

rmoljabar Warga Garut yang menjadi peserta di Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat pada tanggal 9 Maret 2020 lalu, di Hotel Swiss Bell In Karawang mengaku bingung untuk memeriksakan diri atau tes Covid-19, menyusul diumumkannya Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana positif terkena Covid-19.

Lewat akun instagramnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun meminta kepada semua peserta Musda HIPMI Jabar untuk memeriksakan diri ke Puskesmas. Serta untuk melakukan tes Covid-19 karena statusnya telah menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan kategori A sebagai orang yang wajib ikut tes.

Menurut Ridwan Kamil, hingga saat ini sudah ada empat orang yang hadir dalam Musda Hipmi di Karawang dinyatakan positif Corona. Karenanya, Ridwan Kamil pun meminta semua yang telah berinteraksi dengan 4 orang ini untuk juga bisa memeriksakan diri ke Puskesmas dan melakukan tes Covid-19.

Salah satu peserta Evan Saeful Rohman, yang juga Ketua Badan Otonom BPC HIPMI Kabupaten Garut mengaku, sudah mengetahui arahan dari Gubernur Jawa Barat lewat akun instagramnya. Bahkan, sudah sejak satu minggu ke belakang dirinya sudah mengisolasi diri dan tidak keluar rumah sejak beberapa hari yang lalu.

Namun, yang jadi permasalahan menurut Ervan saat dirinya berkoordinasi dengan tim penanganan Covid-19 Pemkab Garut, tidak ada arahan yang jelas harus bagaimana dan ke mana memeriksakan dirinya.

“Tadi saya sudah coba telepon 119, tidak ada yang angkat, saya coba kontak Jubir tim penanganan Covid-19 Pemkab Garut, hanya disarankan memeriksakan diri ke Puskesmas, tapi Puskesmas kan tidak ada alat Rapid test nya,” katanya saat dihubungi via aplikasi pesan, Selasa (24/3).

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here