Gerbang Tol Cikampek/RMOLJabar

rmoljabarSejak H-7 hingga H-4 Lebaran, Jasa Marga mencatat 306 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta dari arah timur, barat dan selatan. Kondisi tersebut diklaim turun 59 persen dibandingkan Lebaran 2019.

Corporate Communication and Community Development Group Head, Jasa Marga, Dwimawan Heru dalam keterangannya mencatat, sebanyak 306.682 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah timur, arah barat dan arah selatan.

Menurutnya, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 40 persen dari arah timur, 35 persen dari arah barat dan 25 persen dari arah selatan, dengan rincian sebagai berikut:

Dari arah timur lalulintas meninggalkan Jakarta merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

“GT Cikampek Utama 1, dengan jumlah 68.316 kendaraan, turun sebesar 79 persen dari Lebaran tahun 2019. GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 53.292 kendaraan, turun sebesar 56 persen dari lebaran tahun 2019.

Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 121.608 kendaraan, turun sebesar 73 persen dari Lebaran tahun 2019,” kata Dwimawan.

Sementara, dari arah barat, Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah sebesar 107.927 kendaraan, turun sebesar 42 persen dari Lebaran tahun 2019.

“Dan dari arah selatan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar 77.147 kendaraan, turun sebesar 30 persen dari Lebaran tahun 2019,” ujarnya.Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020.

“Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah,” demikian Dwimawan Heru.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here