Abdullah Syukur/RMOLJabar

rmoljabar Akibat diberlakukannya sejumlah kebijakan terkait dengan pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19, jumlah sampah di Kota Cirebon mengalami penurunan sekitar 20 persen.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, Abdullah Syukur mengatakan, turunnya jumlah sampah tersebut menyusul adanya pembatasan terhadap sejumlah aktivitas masyarakat. Mulai dari diliburkannya kegiatan belajar mengajar di sekolah hingga diberlakukannya WFH bagi sejumlah pekerja, dan lain sebagainya.

“Ketika kegiatan masyarakat berkurang pasti berdampak kepada jumlah sampah. Normalnya, rata-rata setiap hari 800 hingga 1000 meter kubik, saat ini hanya sekitar 600,” ungkapnya, Senin (6/4).

Meski demikian, katanya, operasional pengangkutan masih berjalan secara normal. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi penumpukan dan menimbulkan bau tidak sedap.

“Jangan sampai ada endapan di TPS karena kurangnya pengangkutan, terlebih masih sering hujan. Di samping itu TPA pun harus selalu kita perhatikan,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here