Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/RMOLJabar

rmoljabar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebut pariwisata di Jawa Barat menjadi sektor yang sangat potensial untuk dikembangkan, termasuk membantu meningkatkan pendapatan, baik daerah maupun nasional.

 

Bahkan, dirinya juga menilai fokus Indonesia terhadap sektor pariwisata merupakan langkah yang tepat, karena teknologi dan industri telah dikuasai China dan Amerika.

“Alam kita ini lengkap dan penuh kreativitas budayanya. Jadi, era hari ini tepat untuk pariwisata dengan mengembangkan semua destinasi wisatanya,” ungkap Ridwan dalam Munas XVII Tahun 2020 PHRI, di Hotel Resinda, Karawang, Senin (10/02).

Emil sapaan Ridwan Kamil mengatakan, sektor pariwisata merupakan bisnis kebahagiaan. Sebab, masyarakat sangat butuh tempat-tempat yang dapat membuat suasana hati menjadi nyaman dan bahagia.

“Pada 2019 target wisatawan yang datang ke Jawa Barat, 51 juta orang. Namun ternyata yang datang justru tambah banyak sehingga mencapai 60 juta orang,” ujarnya.

Maka dari itu, Pemprov Jabar memiliki sejumlah strategi untuk mendongkrak sektor pariwisata, di antaranya memperbaiki akses, membuat destinasi di 50 proyek baru untuk alun-alun dan air terjun.

Selain itu, pihaknya juga membuat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata di Kabupaten Pangandaran dan Sukabumi, termasuk membentuk tourism summits di 100 titik pada April mendatang.

“Kita akan melelangnya ke investor, dan kita juga akan mengebut pengembangan desa wisata, selain desa digital,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here