Ilustrasi KDRT/net

rmoljabar Penanganan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ciamis terkesan berlarut-larut.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Galuh (Unigal) Ciamis, Dudung Mulyadi meminta kepolisian maupun Badan Kehormatan DPRD Ciamis segera melakukan tindakan agar polemik tidak berkepanjangan.

“Harus segera diatasi permasalahan itu, jangan didiamkan,” kata Dedi kepada Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (22/2).

Dia menegaskan, seharusnya instansi DPRD Ciamis dalam hal ini Badan Kehormatan segera melakukan penanganan. Menurutnya, mereka harus memertemukan kedua belah pihak yang sedang berseteru di kepolisian.

Meski seharusnya penanganan di Kepolisian dilakukan dengan cepat, namun dirinya menilai ada kekurangan dalam hal pembuktian atau yang lainnya, sehingga prosesnya terkesan lamban.

“Lidik juga kan memerlukan waktu, kalau sudah lengkap, pasti dilanjutkan,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Satuan Reskrim Polres Ciamis, AKP Risqi Akbar mengungkapkan, kasus yang menimpa keluarga salah satu Anggota DPRD Ciamis tersebut masih dalam proses sidik.

“Memang ada bukti CCTV-nya. Sekarang prosesnya melengkapi berkas-berkas,” ujarnya.

Diketahui, dugaan kasus kekerasan terhadap perempuan terjadi di Ciamis dan melibatkan Anggota DPRD Ciamis berinisial S, bersama istrinya. Mereka saling melayangkan laporan ke Polres Ciamis, pada Januari 2020.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here