Monev penyaluran Bansos PKH, Rachmat Koesnadi/RMOLJabar

rmoljabar Sebagai upaya membantu meringankan beban perekonomian masyarakat dimasa pandemi Covid-19, pemerintah menyiapkan beberapa program Jaring Pengaman Sosial (JPS) salah satunya Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Untuk memastikan penyaluran bantuan sesuai aturan dan memenuhi standar pencegahan Covid-19, Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial Republik Indonesia, Rachmat Koesnadi didampingi jajaran pendamping PKH Kabupaten Purwakarta melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penyaluran Bansos PKH di Bank BNI Purwakarta, di Jalan Sudirman, Sabtu (23/5).

Menurutnya, KPM PKH di Purwakarta pada hari ini mengambil bantuan tambahan dari PKH sebesar 25 persen. Bantuan tersebut dibayarkan di bulan April, Mei, dan Juni dengan dilakukan per bulan.

“Jadi, mereka (KPM) ini top up dua kali, yang sebelumnya untuk April, Mei, Juni itu sudah diberikan pada 17 Maret. Tapi, dalam rangka pencegahan Covid-19 sesuai kondisionalitas mereka pun diberikan tambahan bantuan oleh Presiden RI,” kata Rachmat.

Untuk top up tahap kedua yakni pada Juli hingga Desember, Rachmat menyebut merupakan bantuan yang diberikan secara reguler sifatnya dan besarannya tergantung anggota dalam keluarga tersebut.

“Hari ini saya ingin memastikan dan melihat penyaluran ini sesuai protokol kesehatan atau tidak, seperti cuci tangan, jaga jarak, pakai masker, dan terpenting kampanyekan ATM Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ada di pemiliknya masing-masing dan bukan dipegang oleh oknum,” ujarnya seraya menyebut banyak KPM yang mengaku belum mendapatkan bantuan pangan non tunai.

Sementara itu, Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Purwakarta, Agus dalam keterangannya mengatakan, dalam Monev penyaluran Bansos PKH tersebut dilakukan juga Sosialisasi Pemanfaatan Dana Bansos PKH dan Gerakan Pegang KKS Sendiri. Selain itu, pihaknya juga tetap menerapkan SOP pencegahan Covid-19.

“Penyaluran ini juga dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Purwakarta sebanyak 30.167 KK,” kata Agus.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here