Kepala Kesbangpol Herdiawan/RMOLJabar

rmoljabar Bahaya laten radikalisme sulit terdeteksi karena tidak kasat mata, maka diperlukan peran serta masyarakat dalam deteksi dini dengan melaporkan kepada TNI-Polri bila menemukan hal-hal yang janggal.

Demikian dikatakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cirebon, Herdiawan pada Kantor Berita RMOLJabar, saat ditemui usai rapat sosialisasi kegiatan pengendalian keamanan lingkungan di Pendopo Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, Selasa (30/6).

Iwan begitu disapa menekankan pentingnya pemahaman Pancasila sebagai Ideologi Negara di kalangan milenial (Generasi Muda) khususnya, dan masyarakat pada umumnya.

Pemahaman Pancasila harus diberikan setelah hilangnya mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) dalam kurikulum di Sekolah

“Pemahaman terhadap Pancasila sebagai ideologi negara mulai luntur di kalangan generasi muda, bahkan banyak anak muda (Mahasiswa) pun tidak hapal Pancasila,” jelasnya.

Iwan mengatakan, tujuan utama Baskesbangpol mengadakan rapat sosialisasi pengendalian keamanan lingkungan yang melibatkan dua Kecamatan merupakan langkah pembinaan pada para satgas di Pemerintahan Desa. Karena terdapat warga yang beraliran radikal (terduga teroris) yang ditangkap tim anti teror (Densus 88).

Iwan berharap, penanaman moral dan ideologi Pancasila di semua kalangan masyarakat terkhusus di kalangan generasi penerus bangsa harus terus dilakukan.

“Upaya cegah dini atau deteksi dini dengan kerawanan terorisme, sekaligus pembinaan pada masyarakat agar lebih waspada di lingkungannya masing-masing,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here