Ery Djuwono saat memberikan bantuan kepada warga/Ist

rmoljabar Meski koalisi Demokrat-PKS telah bubar, bakal calon wakil bupati (Balon Wabup) Bandung dari partai bintang mercy Ery Djuwono mengaku optimis bisa maju di kontestasi Pilkada 2020.

Ery juga menanggapi santai soal koalisi baru yang dibangun Demokrat-Nasdem-PKB yang mengusung pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan. Menurutnya, saat ini partai Demokrat tengah menyelesaikan seleksi.

“Nanti akan ada kejelasan mengenai siapa calon yang akan diberikan rekomendasi DPP. Saya tidak akan terpengaruh dengan keputusan DPC, sebab yang memutuskan itu DPP,” ujarnya dikonfirmasi, Jumat (31/7).

Ery yang merupakan penggiat lingkungan sekaligus akuntan tersebut, tetap memiliki keyakinan bisa bertarung demi mewujudkan misinya mengabdi untuk masyarakat Kabupaten Bandung walau peluangnya cukup kecil.

“Saya ingin memperbaiki keuangan Pemkab Bandung secara signifikan karena sejauh ini belum maksimal. Untuk itu harus ada perubahan sehingga di dalam penggunaan anggaran daerah bisa optimal,” bebernya.

Sesuai pengamatan Ery, dari tahun ke tahun selalu saja terjadi Sisa Lebih Pemakaian Anggaran (Silpa) di Kabupaten Bandung, sehingga harus dibenahi dan diawasi agar anggaran tersebut masuk kembali ke kas negara.

“Tapi bila itu terus terulang perlu dianalisa dan dilakukan kajian mengenai jumlah lebih tersebut, apakah memang bersifat efisiensi atau ada hal lainnya sehingga anggaran tersebut tidak terserap,” tandas Ery Djuwono.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here