Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso/RMOLJabar
Polres Ciamis megamankan seorang Kepala Desa Bantardawa, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis karena diduga telah melakukan korupsi anggaran Dana Desa (DD). Kepala desa berinisial S (50) tersebut diduga menggelapkan DD tahun 2017 sebesar Rp165 juta.

 

Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapat aduan dari masyarakat yang menduga S telah menggelapkan DD di desat tersebut.

“Kami menerima laporan dari masyarakat, tersangka ini diduga melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan negara sebesar Rp165 juta dari Dana Desa tahun anggaran 2017,” kata Bismo dalam konferensi Pers di Mapolres Ciamis, Selasa (14/01).

Teguh menjelaskan, anggaran DD tersebut diperuntukkan bagi kegiatan pembangunan jalan. Tersangka memerintahkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk mengurangi kualitas infrastruktur jalan yang dibangun.

“Tersangka juga memerintahkan perangkat desa membuat laporan pertanggungjawaban yang tidak sesuai kenyataan di lapangan,” ujar Bismo.

Berdasarkan pemeriksaan, anggaran DD tersebut digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi. Selain itu, anggaran tersebut juga digunakan tersangka untuk Tunjangan Hari Raya (THR).

“Tersangka juga tidak menyetorkan pajak yang seharusnya disetorkan kepada negara,” kata Bismo.

Sebagai barang bukti, Polres Ciamis mengamankan uang sebesar Rp25 juta dan dokumen laporan pertanggungjawaban terkait proyek pembangunan jalan dari anggaran Dana Desa 2017.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman empat sampai dengan 20 tahun penjara.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here