Korupsi Retribusi Objek Wisata Situ Lengkong, Eks Kades Panjalu Ditahan Kejari Ciamis

Korupsi Retribusi Objek Wisata Situ Lengkong, Eks Kades Panjalu Ditahan Kejari Ciamis
Eks Kades Panjalu Ditahan Kejari Ciamis/RMOLJabar

Penahanan dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis, terhadap mantan Kepala Desa (Kades) Panjalu berinisial RH atas dugaan korupsi retribusi Objek Wisata Situ Lengkong Panjalu, Kabupaten Ciamis. 


Menurut Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Ciamis, Ahmad Tri Nugraha. Kerugian negara akibat perilaku eks Kades Panjalu tersebut, ditaksir mencapai Rp2,240 miliar.

"Berdasarkan hasil perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP), kerugian dari dugaan tindak pidana ini mencapai Rp2,240 miliar," ujar Ahmad Tri, Rabu (16/9).

Tri menjelaskan, tersangka pada saat menjabat sebagai Kades tidak menyetorkan pendapatan asli daerah (PAD) hasil retribusi Objek Wisata Situ Lengkong Panjalu. Atas perbuatannya, RH dijerat Pasal 2 Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi. 

"Sesuai Undang-Undang ini, tersangka diancaman hukuman 4 tahun maksimal 20 tahun penjara," ucapnya.

Menurutnya, penyelidikan dalam kasus retribusi objek wisata Situ Lengkong Panjalu sudah dimulai sejak 2015, dan berakhir di tahun 2019. Sejak saat itu, kata Tri, Kejari Ciamis telah memeriksa lebih dari 50 orang saksi. 

"Tersangka RH melakukan dugaan tindak pidana korupsi dimulai sekitar tahun 2015 hingga 2018," pungkasnya.