Kota Cirebon Bukan Zona Merah Covid-19, Masjid Raya At-Taqwa Tetap Selenggarakan Salat Jumat

Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon akan tetap menyelenggarakan salat Jumat di tengah merebaknya virus corona (Covid-19). Akan tetapi, ada beberapa protokol yang harus dipatuhi para jamaah guna mencegah penyebaran Covid-19.


Demikian disampaikan langsung Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis usai melakukan rapat koordinasi di ruang Madya Islamic Center, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Rabu (1/4).

“Silakan salat Jumat tetap dilaksanakan. Tapi dengan syarat, para jamaah harus mematuhi protokol pencegahan Covid-19," terang Aziz.

Adapun protokol yang dimaksud, para jamaah diminta untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan mencuci tangan sebelum maupun sesudah memasuki masjid. Kemudian, para jamaah diminta untuk tidak dulu membawa anak-anak.

“Ini merupakan bentuk ikhtiar kami dalam mencegah penyebaran virus corona di kota Cirebon," ujarnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Cirebon, Solihin Uzer menjelaskan, alasan tetap dilaksanakannya salat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa, dikarenakan Kota Cirebon tidak termasuk wilayah zona merah penyebaran Covid-19.

“Hanya saja, sejumlah langkah antisipasi harus dilakukan lakukan, seperti membuat spanduk agar musafir, Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan anak kecil tidak wajib untuk melaksanakan sholat Jumat. Cukup warga setempat,” jelas Solihin.

Senada, Ketua At Taqwa Center, Ahmad Yani menegaskan, pihaknya akan menerapkan aturan khusus pada pelaksanaan salat Jumat di tengah penyebaran Covid-19. Di antaranya pengukuran suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan pada kendaraan yang memasuki area masjid.

“Pintu gerbang akan dibuka sedikit. Minimal cukup untuk kendaraan motor," pungkasnya.