Ilustrasi Virus Corona/Net

rmoljabar Dunia sedang digegerkan dengan penyebaran virus corona. Berdasarkan penuturan resmi dari Pemerintah Cina, virus tersebut pertama kali muncul dari wilayah Wuhan, Cina dan telah menyebar cepat ke sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang.

 

Di Indonesia, keberadaan virus tersebut juga diantisipasi oleh pemerintah dengan memasang thermal scanner, yaitu alat untuk memantau suhu tubuh. Alat ini ditempatkan di pintu-pintu masuk ke Indonesia. Suhu panas merupakan salah satu indikator terjangkit virus corona.

Terkait virus corona, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengimbau masyarakat untuk turut berjaga-jaga dan mewaspadai virus tersebut. Namun, warga diminta untuk tidak panik dan cemas berlebihan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, Rosye Arisdiani Apip mengungkapkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan warga Kota Bandung.

“Jika ada yang baru bepergian ke daerah endemis yaitu Kota Wuhan di Cina, tidak perlu panik, tetapi harus waspada,” tutur Rosye.

Warga yang baru pulang dari Wuhan, Cina dan mengalami demam dalam kurun waktu 14 hari, agar segera memeriksakan kesehatannya di fasilitas kesehatan terdekat, baik puskesmas maupun rumah sakit.

“Terapkan etika batuk, yaitu dengan menutup hidung dan mulut saat bersin atau batuk dengan menggunakan sapu tangan atau tissue. Gunakan masker kalau menderita sakit dengan gejala infeksi saluran napas, dan cuci tangan setelah batuh atau bersin,” imbuhnya.

Rosye juga meminta warga agar hidup lebih bersih dan sehat. Cara termudah adalah, dengan mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun. Setelah itu, bilas kurang lebih 20 detik. Jika tidak tersedia air, dapat pula menggunakan cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol 70-80%.

“Kita juga harus menjaga lingkungan agar bebas dari sampah, menggunakan sumber air bersih untuk kebutuhan aktivitas keseharian,” katanya.

Selain itu, Rosye juga menyatakan, pendeteksian dini terhadap penyebaran virus corona di Kota Bandung sudah dilakukan, salah satunya dengan pemasangan pendeteksi suhu tubuh di Bandara Husein Sastranegara sebagai pintu masuk ke Kota Bandung dari penerbangan internasional.

“Di Bandara Husein Sastranegara sudah ada thermal sensor untuk mendeteksi peningkatan suhu pada penumpang internasional yang masuk ke Kota Bandung,” tutur Rosye.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here