Bangunan Dwi Sari Waterpark yang dibongkar/Ist

rmoljabar Akibat melanggar pemanfaatan tata ruang karena memasang pancang sheetpile di badan Sungai Cibeet, bangunan Dwi Sari Waterpark yang berlokasi di Kampung Ciranggon Babakan Ngantai, Desa Cipayung, Kecamatan Timur, terpaksa harus dibongkar oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), Kamis (25/6).

Menteri ATR Sofyan Djalil saat di lokasi pembongkaran mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Tata Ruang sepanjang sepadan sungai seharusnya tak dibuat pembangunan.

“Pembangunan di sepadan sungai, sepadan jalan itu ada ketentuannya. Selama ini, tata ruang banyak sekali kita toleran. Karena toleran itu, akhirnya banyak hal yang seharusnya tidak perlu terjadi seperti banjir. Sebenarnya itu bisa dicegah seandainya kita disiplin,” katanya.

Sofyan mengatakan, pemilik Dwi Sari Waterpark beralasan terkendala dalam mengurus perizinan sehingga bangunan rekreasi air tersebut belum mengantongi izin. Meski begitu, bangunan Dwi Sari Waterpark tetap dibongkar.

“Ada kendala-kendala yang dihadapi Pak Pasaribu (pemilik Dwisari Waterpark), seperti masalah perizinan. Kita juga sadar, jadi kita akan ikut bantu menyelesaikan. Tapi ini gak bisa ditolerir. Solusi dari ini yaitu dicabut kembali,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, yang turut hadir menyaksikan pembongkaran bangunan Dwi Sari Waterpark mengatakan, di Jabodetabek banyak bangunan yang menyalahi tata ruang. Akibatnya, banyak situ yang hilang karena beralih fungsi

“Berapa ratus (situ) yang hilang karena berubah menjadi pemukiman dan restoran. Kemudian di kawasan Puncak. Dari mestinya untuk penghijauan menjadi rumah,” kata Basuki.

Basuki mengatakan, bencana banjir di setiap wilayah disebabkan karena adanya pelanggaran tata ruang. Sehingga upaya apapun yang dilakukan untuk penanganan banjir tidak akan maksimal.

“Banjir bandang, banjir di mana-mana. Itu awalnya dari pelanggaran tata ruang. Jadi walaupun kami membuat bendungan, cekdam dan apapun yang struktural kalau di hulunya tidak dibenahi, pasti akan hanyut terus,” tandasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here