Kepala Bidang Penataan Ruang pada DBMPR Jabar, Bobby Subroto saat meninjau lokasi proyek Noah's Park/RMOLJabar

rmoljabar Pembangunan Agrowisata Noah’s Park di Gunung Batu, Kampung Suka Tinggal, RT 01/02, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) di pusat Sesar Lembang, telah mendapat perhatian Pemerintahan Daerah Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (21/2) ini sekira pukul 14.48 WIB, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar, menyambangi lokasi proyek Noah’s Park.

Hal ini ditujukan, untuk mengecek kebenaran terkait rekomendasi dan perizinan wana wisata komersil Noah’s Park, termasuk aktivitas yang dilakukan pengembang PT DAM Anugerah Pondok Mandiri di Zona L-1 bahaya Sesar Lembang tersebut.

Pasalnya setelah rekomendasi tersebut dikeluarkan pada tahun 2018 silam, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang baru menjabat gubernur diawal September 2018 tersebut belum menerima laporan dari Kepala DBMPR Jabar, A. Koswara terkait dokumen rekomendasi Gubernur Jabar sebelumnya untuk agrowisata Noah’s Park.

Setelah hampir dua jam lamanya berkeliling di lokasi proyek Noah’s Park, sekira pukul 16.18 WIB, rombongan DBMPR Jabar yang dipimpin Kepala Bidang Penataan Ruang pada DBMPR Jabar, Bobby Subroto meninggalkan lokasi proyek.

Sayangnya, Bobby enggan memberi keterangan terkait agrowisata di pusat gempa tersebut.

Dengan tergesa dan mengabaikan para awak media, Bobby bersama rombongan langsung masuk ke dalam mobil Toyota Rush bernomor polisi D 1031 DAA.

Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyebutkan, rekomendasi gubernur untuk proyek agrowisata tersebut dikeluarkan pada masa kepemimpinan Ahmad Heryawan pada 2018 silam.

“Begini kan udah jelas. Rekomendasi itu lahirnya tahun 2018 di awal. Berati yang mengeluarkan?” ujar Emil, Kamis (20/2).

Kendati bukan dirinya yang mengeluarkan rekomendasi, dia menuturkan, pihaknya akan berbuat adil dengan mempertimbangkan tepat atau tidaknya rekomendasi gubernur tersebut untuk agrowisata Noah’s Park.

Akan tetapi, terang Emil, kendati telah menugaskan, pihaknya belum menerima laporan lanjutan terkait rekomendasi gubernur tersebut dari Kepala DBMPR Jabar.

“Itu yang kita tugaskan ke Pak Koswara. Nah, Pak Koswara-nya belum laporan lagi ke saya,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here