Reses Ade Husna/RMOLJabar

rmoljabar Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD, Ade Husna melakukan reses di Desa Neglasari, Kecamatan Bl. Limbangan.

Ade mengatakan, saat masyarakat belum paham benar apa yang dimaksud adaptasi kebiasaan baru (AKB). Sehingga, masih banyak ditemukan warga yang tidak menggunakan masker.

“Bahkan istilah AKB nya saja banyak warga yang tidak paham,” kata Ade usai melakukan reses di Desa Neglasari, Jumat (26/6).

Ia menilai, masih minimnya sosialisasi yang dilakukan pemerintah pusat maupun daerah, terutama di daerah yang terpencil seperti di Neglasari.

“Makanya kita ikut sosialisasikan adaptasi kebiasaan baru ini, karena masih banyak yang belum ikut aturan protokol kesehatan,” kata dia.

Ia juga turut mensosialisasikan bahaya virus corona yang saat ini belum hilang. “Kita terus sosialisasi agar masyarakat benar-benar paham akan bahaya dari virus Corona ini,” ucapnya.

Pada reses kali ini, Ade selaku anggota DPRD dari daerah pemilihan 2, memiliki kewajiban untuk menampung aspirasi dari masyarakat khususnya yang berada di Dapilnya.

“Tentu, banyak aspirasi yang masuk dari mulai infrastruktur hingga pendidikan,” ucapnya.

Bahan dari aspirasi masyarakat ini, kata Ade, akan menjadi masukan nantinya yang akan diteruskan kepada dinas terkait.

“Aspirasi ini akan saya bawa ke Rapat Paripurna di DPRD Garut, akan saya sampaikan kepada Bupati dan jajaran dinas terkait,” tuturnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here