Mantan Kades Setia Asih Dukung Desanya Jadi Kelurahan

Mantan Kades Setia Asih Dukung Desanya Jadi Kelurahan
Paripurna Pembentukan Pansus Alih Status Desa Setia Asih Menjadi Kelurahan/RMOLJabar

DPRD Kabupaten Bekasi melalui Panitia Khusus (Pansus) V saat ini tengah berkerja untuk memastikan alih status Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya menjadi kelurahan. 


Namun, alih status ini belum dapat dipastikan apakah dapat terjadi atau tidak, tergantung apa yang menjadi keputusan Pansus V DPRD Kabupaten Bekasi.

Menanggapi hal tersebut, Mantan Kepala Desa Setia Asih, Siti Qomariyah menyebut bahwa usulan peralihan status dari desa menjadi kelurahan telah terjadi sejak tahun 2004.

"Saya pernah memimpin Setia Asih, kalau saya pribadi melihat Setia Asih sudah layak karena berbatasan dengan DKI dan Kota Bekasi serta mengingat dari jumlah penduduk sudah sampai 40 ribu, dan 65 persennya adalah penduduk pendatang," ungkapnya.  

"Pada tahun 2007 saya dilantik periode pertama, sejak 2004 usulan alih status sudah ada. Kemudian, proses ini sudah berjalan, semua tahu. Pemilihan desa tahun 2006 itu terakhir di Setia Asih karena sudah ada MoU antara kecamatan, kepala desa yang lama dan juga masyarakat," tambahnya. 

Belum lagi, kata dia, di Tahun 2010 muncul kembali surat perintah mengusulkan proses alih status desa menjadi kelurahan dari Bupati Bekasi. Oleh sebab itu, berdasarkan runutan kronologis yang ada maka ia bersepakat untuk mengalihkan status desa ini meski dirinya memiliki potensi untuk kembali menjadi kepala desa. 

"Kalau saya mau juga sebenarnya harusnya saya yang menolak adanya alih status ini, karena kalau saya hitung potensi saya untuk menjadi kepala desa lagi masih besar. Tapi karena adanya desakan dari masyarakat terutama warga perumahan untuk menjadikan desa ini jadi kelurahan, maka saya legowo dan ikut setuju peralihan status ini," ujarnya. 

Untuk saat ini, kata dia, hasil kajian alih status ini sudah lengkap. Bahkan, ikut disetujui oleh BPD, dan para Kepala Dusun di desa tersebut. Kemudian, untuk melengkapi dan pembuktian keinginan masyarakat untuk beralih status menjadi kelurahan.

Ia mengajak DPRD Kabupaten Bekasi yang saat ini tengah bekerja untuk membuat produk hukum peralihan status ini, dapat langsung terjun ke masyarakat. 

"Untuk memastikan peralihan status ini dewan terjun langsung ke masyarakat, studi banding, jajak pendapat ke masyarakat dengar langsung keinginan masyarakat," bebernya. 

Ajakan ini, kata dia, merupakan upaya untuk meyakinkan DPRD supaya tidak bimbang untuk mengesahkan perda peralihan status. Sebab, ia mendengar ada pihak-pihak yang mencoba untuk membatalkan alih status Desa Setia Asih menjadi kelurahan.

"Dewan jangan bimbang mengambil keputusan, harus bijak. Jangan karena kata si A si B yang bilang belum layak, hanya karena punya kepentingan yang menginginkan untuk Setia Asih tetap menjadi desa," ujarnya.

"Yang menginginkan untuk beralih status ini juga dari aspirasi masyarakat, jangan karena ada bisikan dari segelintir orang jadi batal. Kalau sampai batal kita akan demo, jadi saya minta dewan jangan main - main, karena ini desakan dari masyarakat," tandasnya.