Ema Sumarna/RMOLJabar

rmoljabar Memasuki masa transisi Adaptasi Kebiasaan Baru atau AKB, Pemerintah Kota Bandung mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin mematuhi aturan protokol kesehatan.

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan, jangan sampai di masa AKB tingkat kewaspadaan masyarakat semakin turun dan menganggap seolah Covid-19 sudah selesai.

“Walaupun kita sudah AKB, kita justru harus meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai kita tingkat kewaspadaannya kembali turun,” ujar Ema, ditemui di Balaikota Bandung, Selasa (30/6).

Meski demikian, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung hingga saat ini masih terus melakukan tracing dan tes masif di sejumlah sektor yang dianggap rentan.

“Jangan kaget kalau besok lusa ada penambahan (kasus Positif), memang kita terus mengejar, tapi targeting kepada fokus yang rentan,” tuturnya.

Selain itu, sambung Ema, penutupan sejumlah jalan pun bisa saja kembali dilakukan dan diperluas wilayahnya. Semua itu dilakukan untuk meminimalisir kerumunan masyarakat.

“Kerumunan harus tetap kita bubarkan, jadi kalau penutupan jalan bisa terjadi lagi. Justru kalau rakyatnya belum disiplin, ya kenapa tidak, Pak Polisi bisa mempertimbangkan bila perlu ini ditutup lagi,” ucapnya.

Saat ini Kota Bandung sudah berada di zona biru, dengan angka reproduksi 0,53. Capaian tersebut, kata Ema, harus terus ditingkatkan agar semakin turun ke zona hijau.

“Kita ini belum normal, kita tingkatkan lagi disiplinnya, bukannya kendor, jangan sampai balik lagi ke merah,” tandasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here