Edhy Prabowo/RMOLJabar

rmoljabarSudah belasan tahun Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Gebang Cirebon tidak berfungsi. Belakangan Menterian Kelautan dan Perikanan (KKP RI) Edhy Prabowo datang ke lokasi dan berjanji akan menghidupkan kembali pasar ikan itu.

Namun demikian, ada permasalahan laten yang perlu diselesaikan dulu oleh sang menteri agar TPI tersebut tetap bisa buka secara berkelanjutan dan mampu mendongkrak kesejahteraan nelayan setempat.

Diungkapkan Kepala Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Surip, kecil kemungkinan para nelayan akan tetap menjual hasil tangkapannya di TPI Gebang.

“Yang kami ketahui para nelaya berhutang pada para bakul (juragan/tengkulak) 20 juta sampai 50 juta perorangan. Maka, hasil tangkapannya tidak akan dilelang di TPI Gebang, tapi dibeli oleh para bakul, “ ungkap Surip kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (7/7).

Surip berharap Menteri Edhy Prabowo sudah mengantisipasi masalah tersebut sehingga pengaktifan kembali TPI Gebang tak sebatas pencitraan dan selesai setelah acara peresmian.

Selain itu, Surip juga menyarankan pihak kementerian lebih berhati-hati dalam menggulirkan anggaran untuk TPI Gebang Cirebon dan mengawal penggunaanya agar tepat sasaran.

“Karena selama ini program bantuan hanya dijadikan bancakan para oknum,” kata Surip yang enggan menyebut nama atau pun lembaga.

“Kuncinya harus ada peningkatkan SDM para nelayan terlebih dahulu, agar semua program bantuan dari pemerintah pusat (Kementerian KKP) bisa berkelanjutan,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here