Sosialisasi bahaya virus corona/RMOLJabar

rmoljabarMasyarakat di daerah terutama di kampung-kampung banyak yang belum faham soal ganasnya virus Corona baru atau Covid-19. Akibatnya tak sedikit yang mengangggap enteng dan mengabaikan imbauan pemerintah untuk melakukan social distancing.

Menindaklanjuti situasi itu, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Garut berinisiatif melakukan sosialisasi pencegahan Virus Corona langsung dor to dor.

Menurut Kepala Dinas DP2KBP3A Toni T Somantri mengatakan saat ini sedang menggalakan Gerakan Sosial untuk mengedukasi masyarakat yang tidak punya akses internet dan belum mengetahui bahaya COVID-19.

“Sasaran Gerakan ini adalah masyarakat pekerja harian seperti pedagang keliling, petani, nelayan, buruh tani, buruh bangunan, pedagang warung,” katanya didiampingi Kabid KB Yayan Waryana, Kamis (26/3).

Menurutnya pihaknya terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahayanya Virus Corona atau Covid-19. Pihaknya bersama pemerintah pusat terus melakukan upaya-upaya pencegahan.

“Kita ada pamflet dari pemerintah pusat dengan bahasa yang sederhana, dan mudah-mudahan bisa dipahami. Nantinya file pamflet ini akan diberikan kepada kader-kader untuk dibaca dan dishare, supaya kader bisa menerangkan kembali kepada tetangga-tetangganya yang tidak punya akses internet ataupun jarang menonton berita di TV karena kesibukan hariannya,” ucapnya.

Pihaknya juga mempersilahkan agar mencetak pamflet tersebut untuk dibagikan kepada masyarakat. Ia juga tetap memimbau agar yang membagikan pamflet cetak, mohon tetap menjaga keselamatan diri dan melindungi diri dengan masker agar lebih aman.

“Mari kita ajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan waspada terhadap bahaya virus Corona ini,” katanya.

“Karena untuk memerangi virus corona ini, kita butuh kesadaran kolektif dari semua pihak. Mari kita berkontribusi membantu pemerintah memerangi dan memutus matarantai corona virus ini,” katanya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here