Gerakan penanaman pohon bersama, TNI, Polri, DPRD KBB, serta Perhutani KPH Bandung Utara/RMOLJabar

rmoljabar Penanaman pohon di Indonesia dinilai relatif mudah karena diuntungkan kondisi iklim dan geografis. Namun demikian, pemeliharaan keberlangsungan hidup tanaman juga masih dianggap menjadi kendala, bahkan hingga saat ini.

 

Administratur Perhutani KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Bandung Utara, Komarudin menuturkan, pihaknya terus melakukan pendekatan sosial kepada masyarakat guna menumbuhkan kesadaran kolektif untuk turut menjaga serta merawat ekosistem hutan.

“Nanti ada pendekatan-pendekatan sosial juga kepada masyarakat, kita terus memberikan pemahaman bahwa pohon-pohon ini akan mempunyai manfaat ekologis, ekonomis, dan sosial,” ucap Komarudin ditemui di Gunung Putri Lembang, Jumat (10/01).

Lebih lanjut, dia menerangkan, hutan lindung mempunyai fungsi perlindungan sebagai tata air, penyedia air, oksigen, udara, serta melindungi kawasan di sekitarnya dari bencana alam. “Tapi memang, di samping fungsinya itu ada nilai ekonomi dan sosial. Asal digunakan sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Dipaparkan dia, saat ini KPH Bandung Utara mengelola 20.590 hektare lahan, di mana 76% merupakan hutan lindung. KPH Bandung Utara pun dipercaya pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK) serta Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) untuk melakukan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di areal seluas 1.033 hektare.

“Penanaman yang kita laksanakan memang bukan murni di tanah kosong tetapi di kawasan-kawasan hutan yang ada spot-spot kosong, jadi sistemnya pengkayaan. Jadi lahan hutan yang kosong itu berkembang, ada kosong langsung kita tanami,” terangnya.

Dengan keterbatasan jumlah personel, tuturnya, RHL tidak bisa dilakukan KPH Bandung Utara saja, namun harus bersinergi dengan semua pihak. Terlebih, saat ini banyak pihak yang mulai tumbuh kesadarannya untuk bersama-sama melakukan upaya pelestarian kawasan hutan dan sekitarnya.

“Artinya ada peningkatan kesadaran baik dari masyarakat, aparat, bahkan Kapolri tadi ada instruksi khusus, TNI juga, akademisi, relawan, pers juga yang banyak membantu terhadap keberhasilan tanaman. Tinggal sama-sama menjaga dan memelihara bibit-bibit yang sudah kita tanam ini,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here