Ilustrasi Tes DNA/net

rmoljabarUniversitas Gunung Jati Cirebon menjadi kampus ke tiga di Indonesia yang memiliki Laboratorium Genetika setelah UI dan UGM. Memaksimalkan fasilitas tersebut universitas terbesar di Cirebon itu buka pelayanan tes DNA.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon, Mukarto Siswoyo usai meresmikan Klinik Cakrabuana dan Laboratorium FK UGJ, Senin (17/2).

“Di Klinik Cakrabuana ini ada Dokter umum, Dokter Spesialis dan Dokter gigi dengan peralatan yang lengkap dan modern. Pelayanan tidak hanya untuk civitas akademika UGJ, tapi juga terbuka untuk umum”, ungkapnya.

Sementara itu, Tim Laboratorium Genetika Fakultas Kedokteran UGJ dr Tiar Masykuroh Pratamawati mengatakan, selain untuk mencari riwayat keturunan, pemeriksaan DNA juga dapat digunakan untuk memeriksa kondisi kesehatan tubuh maupun mengidentifikasi korban bencana maupun pengungkapan kasus kriminal tertentu.

“Untuk hasil pemeriksaan DNA di Klinik Cakrabuana, hasilnya dapat diketahui dalam waktu satu hari”, ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk kedepan, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan penegak hukum maupun ahli forensik untuk kepentingan pengungkapan atau indentifikasi kasus tertentu.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here