Pedagang Komoditas Sayur/net
Setidaknya ada dua faktor yang mempengaruhi turun naiknya harga komoditas cabai di pasaran. Selain faktor produksi, hal yang berkaitan dengan distribusi juga menjadi penentu harga-harga komoditas sayuran tersebut.

 

Namun demikian, kenaikan harga cabai yang kini terjadi dianggap masih dalam batas kewajaran. Sebab, kenaikan tersebut memang sering terjadi setiap tahunnya, terutama pada musim penghujan.

“Setiap tahun seperti itu apalagi masuk musim hujan. Jadi, dari faktor produksi komoditasnya sedikit. Nanti akan stabil lagi harga cabai ketika lewat musim hujan ke kisaran harga Rp 30-40 ribu,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Purwakarta, Wita Gusrianita, Selasa (14/01).

Menurutnya, kenaikan harga cabai yang terjadi saat ini masih dalam batas kewajaran. Pasalnya, kenaikan terjadi karena faktor alam, di mana saat ini memasuki musim penghujan.

“Masih wajar sih. Indikatornya itu ketika melihat ke pasar naik dan mengecek ke induk ada perbedaan harga yang tak terlalu tinggi,” kata dia.

Namun begitu, harga cabai dipasaran mengalami kenaikan cukup tinggi membuat para pedagang di Pasar Leuwipanjang Purwakarta mengeluh karena sudah berjalan selama tiga hari yang mencapai Rp 80 ribu per kilogram.

Inas (38) salah seorang pedagang di Pasar Leuwipanjang Purwakarta mengatakan, harga cabai berbagai jenis melonjak naik pasca tahun baru, seperti rawit merah Rp 70-80 ribu yang awalnya Rp 40 ribu.

“Kenaikannya sih bertahap setelah tahun baru kemarin. Sekarang sudah tiga hari naik, ya karena kosong barangnya dari Cikopo (pasar induk),” kata Inas.

Pedagang lainnya, Lia (40) menyebut, harga bawang pun melonjak naik mulai dari harga Rp 24 ribu naik menjadi Rp 32 ribu per kilogram untuk bawang putih, dan bawang merah Rp 24 ribu menjadi Rp 32 ribu per kilogram.

“Setelah tahun baru sempat turun sebentar. Dan tiga hari ini sudah naik lagi. Barangnya gak ada di Cikopo. Konsumen pun banyak yang mengeluh mahal,” ujarnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here