Aparat kepolisian saat melakukan olah TKP/RMOLJabar

rmoljabar Warga Kampung Cilingga, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan ditemukannya Ading, warga setempat yang tak bernyawa di rumahnya, Rabu (1/4) sore.

Nahas, warga enggan menghampiri korban karena khawatir pria paruh baya tersebut terpapar Covid-19. Korban kali pertama ditemukan warga yang tengah melakukan penyemprotan disinfektan. Mereka kaget dan langsung melaporkan ke warga lainnya.

Kakak korban, Nono (56) mengatakan,  saat ditemukan, adiknya sudah tergeletak di pintu toilet. Warga sekitar enggan masuk dan mengecek jenazah tersebut karena dikhawatirkan korban terpapar Covid-19 yang saat ini tengah mewabah.

“Warga malah berkerumun di luar rumah adik saya, katanya takut Corona. Soalnya saat ini sedang musim kan,” kata Nono.

Akhirnya kejadian tersebut dilaporkan kepada aparat kepolisian dan tim medis. Petugas yang datang langsung melakukan olah TKP dan mengecek kondisi korban menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Meski demikian, Nono meyakini, adiknya bukan meninggal karena virus. Sebab, sebelumnya almarhum memang memiliki riwayat penyakit bronkitis.

“Saya masuk aja sendiri, yang lain gak berani. Karena saya tahu adik saya tidak terkena Corona, tapi dulu sempat bronkitis,” ucap Nono.

Perwira Pengawas (Pawas) Polres Tasikmalaya, Kota IPDA Dedi Haryana mengatakan, hasil olah TKP sementara, korban diduga meninggal sudah dua hari lalu. Tetapi, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kematian korban.

“Kami mengira korban meninggal satu atau dua hari lalu, karena sudah mengeluarkan bau tak sedap. Karena situasi sekarang seperti ini musim Corona, jadi warga sempat enggan mendekat ke lokasi,” kata Dedi usai melakukan olah TKP.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here