Tanda Pengenal Neng Oyah, korban tindak kekerasan majikan/RMOLJabar
Neng Oyah Aipah, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kecamatan Pasawahan, Purwakarta meminta dipulangkan. Di Arab Saudi, TKW berusia 42 tahun tersebut mengalami tindakan tak menyenangkan dan perlakuan kasar, hingga disiksa majikannya.

 

Tim Advokasi Neng Oyah, Ceceng Abdul Qodir mengatakan, kasus penyiksaan TKW tersebut bermula dari laporan pihak keluarga yang mengaku sudah enam bulan tak bisa berkomunikasi dengan korban yang bekerja di Arab Saudi.

“Pihak keluarga akhirnya cari informasi ke temannya yang juga menjadi TKW di sana. Nah, menurut laporan temannya, Oyah ini disiksa majikannya dan mencari bantuan,” kata Ceceng, yang juga anggota DPRD Purwakarta dari PKB, Selasa (14/01).

Setelah menerima laporan tersebut, Ceceng langsung menindaklanjuti ke Kementerian Tenaga Kerja dan BNP2TKI yang menangani khusus buruh migran atau TKW.

“Kami sudah komunikasi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan BNP2TKI agar kasus TKW ini segera diselesaikan dan dipulangkan. Jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihak keluarga Neng Oyah pun kini telah membuat laporan ke KBRI yang ada di Jeddah dan berharap kasus tersebut secepatnya diselesaikan. Terlebih, kasus tersebut juga menyangkut nyawa serta harga diri tenaga kerja bangsa Indonesia.

Sementara itu, Aab Abdurahman selaku saudara sepupu Neng Oyah mengatakan, sebelum bekerja di majikan saat ini, korban sempat bekerja di salon milik teman majikannya.

“Tapi, Neng Oyah difitnah sama temannya, sehingga pindah ke majikan baru tanpa sepengetahuan, hingga yang sekarang ini dapat perlakuan kekerasan,” ujar Aab.

Aab menjelaskan, Neng Oyah di Arab Saudi bekerja bersama tiga orang temannya. Selama dua tahun, Neng Oyah bekerja kerap mendapat tindak kekerasan atau penganiayaan.

“Terakhir itu difitnah mencuri emas dan membawa kabur tiga orang temannya sampai dibawa ke kantor polisi,” katanya seraya menyebut Neng Oyah telah bekerja selama 5 tahun di Arab Saudi.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here