Aan Setiawan/RMOLJabar

rmoljabarKepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon diminta dapat mengawasi kinerja bawahannya dengan baik agar tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota komisi IV DRPD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan menyusul adanya sekitar 6 orang pegawai Disdukcapil yang terjaring OTT yang dilakukan oleh Tim Saber Pungli Polda Jabar atas dugaan praktik pungutan liar pencetakan E KTP.

“Saat masih di Komisi I pada periode kemarin, saya sudah sering mengingatkan ke Disdukcapil jika blangko ada, jangan bilang kosong. Tapi sepertinya ini dimanfaatkan oleh oknum tertentu”, ungkap Aan, Minggu (28/6).

Dengan adanya kejadian tersebut, Aan menilai kepala Disdukcapil Kabupaten Cirebon, Syafrudin selama ini tidak menjalankan tugas pengawasan dan pembinaan dengan baik kepada setiap bawahannya.

“Kepala Dinas harus bertanggung jawab terhadap anak buahnya. Tugas kepala dinas bukan hanya untuk tanda tangan. Tapi juga harus bisa mengawasi dan membina anak buahnya”, tegas Aan.

Kemudian, Aan juga meminta untuk para pegawai Disdukcapil yang terjaring dapat diberi sanksi tegas jika terbukti melakukan pelanggaran.

“Kalo memang barang bukti ada, harus diproses sesuai aturan yang berlaku. Tapi jika tidak terbukti, bisa diperbaiki untuk kedepannya”, tandas Aan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here