Petugas tengah memasok LPG 3 Kg/RMOLNetwork

Selama April, Pasokan LPG Di Purwasuka Bertambah 40 Persen

rmoljabar Penambahan pasokan LPG subsidi 3 kilogram (Kg) hingga 40 persen di wilayah Purwasuka (Purwakarta, Subang, Karawang) akan dilakukan PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III Jawa bagian Barat.

Pasokan fakultatif atau penambahan alokasi tersebut bersifat situasional menyusul imbauan #DiRumahAja yang diterapkan pemerintah setempat. Pasokan tambahan lebih dari 817 ribu tabung disuplai secara bertahap sepanjang April, yakni sejak tanggal 1 hingga 29 April 2020.

Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Dewi Sri Utami menerangkan, rata-rata penyaluran LPG 3 Kg di Purwasuka per bulan mencapai lebih dari 2 juta tabung pada kondisi normal. Di bulan April, Pertamina menyiapkan tambahan, sehingga total tabung mencapai 3 juta LPG 3 Kg, beredar di Purwasuka.

“Kami memperkirakan adanya peningkatan kebutuhan LPG karena sebagian besar masyarakat berada di rumah, sehingga aktivitas memasak bertambah. Melihat situasi tersebut, kami melakukan penambahan pasokan LPG subsidi untuk mempermudah masyarakat,” terang Dewi, Sabtu (4/4).

Di Karawang, ungkap Dewi, total penambahan mencapai 422 ribu tabung LPG 3 Kg yang akan digelontorkan selama 10 kali secara bertahap, sejak 1 hingga 29 April 2020. Diluar fakultatif tersebut, Pertamina tetap melakukan suplai reguler, yakni sebanyak 65 ribu tabung per hari, atau sekitar 1,9 juta tabung per bulan.

Sementara itu, di Purwakarta total penambahan pasokan mencapai 138,8 ribu tabung. Sedangkan di Subang, fakultatif hampir mencapai 256 ribu tabung. Pertamina pun tetap melakukan suplai regular sebesar 2,1 juta tabung ke Purwakarta dan Subang.

“Berdasarkan pantauan kami, beberapa wilayah dibatasi pergerakannya ataupun memberlakukan pengetatan wilayah sehingga mengurangi mobilisasi warga. Untuk mengantisipasi, Pertamina memastikan suplai LPG ke agen maupun pangkalan tetap berjalan lancar dan dapat memenuhi kebutuhan warga,” bebernya.

Dewi menerangkan, LPG 3 Kg merupakan produk subsidi yang peruntukannya diatur dalam Peraturan Presiden No. 104/2007 dan Peraturan Menteri ESDM No. 21/2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga. Pada aturan tersebut, tertuang jelas alokasinya hanya ditujukan bagi rumah tangga pra sejahtera, yakni yang memiliki penghasilan di bawah Rp1,5 juta per bulan, serta kegiatan usaha kecil dan mikro. 

Dewi menegaskan, masyarakat berhak membeli LPG subsidi dengan mudah di agen dan pangkalan, yang tersebar hingga seluruh desa dan kecamatan. Dengan membeli di pangkalan resmi Pertamina, masyarakat akan memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasar SK Bupati, yakni Rp 16.000 per tabung, serta terjamin keasliannya.

“Kita mendorong agar masyarakat sejahtera menggunakan elpiji non subsidi, seperti elpiji 5,5 kilogram dan 12 kilogram. Untuk informasi produk dan layanan, dapat menghubungi Pertamina Call Center 135,” tutupnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here