PDIP Bekasi bagikan ribuan masker dan hand sanitizer/RMOLJabar

rmoljabar Sebanyak 23 ribu masker dan 3 ribu hand sanitizer diberikan DPC PDIP Kabupaten Bekasi kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak Minggu (22/3) hingga Rabu (25/3) di 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi, Soleman mengatakan, langkah tersebut dilakukan menyikapi meluasnya penyebaran virus corona hingga ke perumahan, yakni Villa Indah Timaha di Kecamatan Babelan, dan Bumi Sentosa Damai Kecamatan Sukatani.

Selain itu, disebar juga ke Perumahan Mustika Grande Setu, Bekasi, Pilar Imanan Serang Baru, Puri Cendana Tambun, Graha Prima Mangun Jaya, Villa Bekasi Indah Mangunjaya, Mangunjaya 1 dan 2 Tambun Selatan, serta Pesona Mustika Setu.

Dikatakan Soleman, PDIP sebagai partai pelopor ingin memberikan contoh kepada kalangan politisi, khususnya yang terpilih sebagai anggota parlemen, baik DPRD provinsi, kabupaten, maupun DPR RI untuk tidak melupakan rakyat.

“Ketika musim Pileg, semua caleg sanggup bagi-bagi kaos. Sekarang, saat rakyat butuh satu masker dan satu cairan pembersih, sangat minim ada yang membantu,” ucap dia disela-sela memberikan bantuan.

“Karena itulah, saya mengajak semua kalangan untuk bersama sama membantu masyarakat yang membutuhkan masker dan antiseptik, yang saat ini sulit didapat,” tambahnya.

Lanjutnya, apabila seluruh anggota parlemen di Kabupaten Bekasi punya jiwa sosial yang senada, dan sukarela memberikan masker dan cairan pembersih, maka masyarakat bakal lebih tenang menghadapi wabah virus corona.

“Masyarakat panik karena pasokan masker dan antiseptik langka. Kalau pun ada, harganya melambung. Kondisi ini yang membuat penanganan virus corona berjalan tidak maksimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris PDIP Kabupaten Bekasi, Usup Supriatna mengatakan, bersama anggota membagikan masker kepada masyarakat dan melakukan penyemprotan seluruh Kecamatan di Kabupaten Bekasi.

“Wabah corona ini sangat berdampak sekali untuk pengojek. Mereka-mereka tidak bisa berdiam diri dirumah, karena hanya mengandalkan pendapatan harian, jadi kita prioritaskan untuk pembagian masker,” tuturnya.

“Sekarang ini masyarakat sangat kesulitan mencari masker dan antiseptik. Saya harap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dapat menjamin ketersedian masker untuk warganya,” tandasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here